Persebaya Surabaya Siap Luncurkan Era Baru dengan Tim Pelatih yang Komplit
JAKARTA – Persebaya Surabaya kini sedang memasuki fase penting dalam perjalanan mereka di Super League 2025/2026. Kehadiran empat asisten pelatih baru yang akan mendampingi Bernardo Tavares memberikan harapan besar bagi klub untuk meningkatkan performa dan meraih gelar juara.
Peningkatan Performa Tim
Setelah berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Persebaya Surabaya menunjukkan tren positif. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa tim mampu tampil disiplin dan bekerja sama secara optimal.
Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menyampaikan rasa syukur atas hasil tersebut. Ia menilai kemenangan didapat berkat kerja keras seluruh elemen tim, termasuk pemain, pelatih, dan staf. Menurutnya, keberhasilan ini juga terjadi karena penguasaan bola yang tinggi sebesar 68 persen serta total sembilan tembakan yang dilakukan.
Strategi Bermain yang Efektif
Meski pertandingan berjalan menarik, Madura United memilih strategi bertahan dan serangan balik cepat. Hal ini membuat Persebaya harus lebih waspada. Namun, para pemain tetap menjaga disiplin dan tidak membuat kesalahan yang bisa berakibat fatal.
Pemain Persebaya Surabaya, Catur Pamungkas, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan tim dan pelatih yang telah memberikan yang terbaik.
Perubahan di Pemimpin Tim
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Persebaya Surabaya akan segera memasuki era kepelatihan baru. Bernardo Tavares resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala. Ia sudah tiba di Surabaya bersama salah satu asistennya, Paulo Renato Gonçalves Duarte.
Tavares menyampaikan sambutan hangat kepada Bonek dan Bonita melalui pesan singkat. Ia juga mengatakan bahwa dirinya dan asistennya akan segera tiba di Surabaya setelah terbang dari Lisbon. Pesan singkat “More 3 points” juga dikirim oleh Tavares setelah laga melawan Madura United.
Proses Transisi yang Lancar
Manajemen Persebaya Surabaya memastikan proses transisi kepelatihan berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas tim. Seluruh asisten pelatih yang sebelumnya bekerja di bawah Eduardo Perez tetap dipertahankan.
Dengan keputusan ini, Persebaya Surabaya memiliki empat asisten pelatih yang akan mendampingi Bernardo Tavares. Mereka adalah Uston Nawawi, Shin Sang-gyu, Felipe Martins Goncalves, dan Paulo Renato Duarte.
Kepercayaan Dari Pendukung
Kehadiran Bernardo Tavares beserta empat asistennya menciptakan optimisme besar di kalangan pendukung Persebaya Surabaya. Kombinasi pengalaman lokal dan sentuhan internasional diharapkan menjadi modal penting untuk meraih prestasi jangka panjang.
Dengan struktur kepelatihan yang solid, Persebaya Surabaya kini menatap Super League 2025/2026 dengan harapan besar untuk benar-benar meroket ke tangga juara. Laga melawan Malut United pada Sabtu (10/1/2026) akan menjadi debut Tavares dan menjadi ujian awal bagi racikan barunya.












