BREBES – Puluhan siswa SMP di Kabupaten Brebes rela menyisihkan uang saku mereka untuk berbagi dengan warga kurang mampu di sekitar sekolah. Selama bulan Ramadan, siswa SMPN 1 Brebes ini menyisihkan uang saku yang dikumpulkan untuk membeli paket sembako dan dibagikan menjelang Lebaran Idulfitri, Rabu (18/3/2026).
Sedekah ini dikoordinir oleh pihak sekolah yang mulai dikumpulkan selama tiga pekan masuk sekolah di bulan Ramadan. Dari sedekah itu, terkumpul uang lebih dari Rp32 juta yang dibelanjakan untuk membeli sembako, dan sebagian dibagikan kepada warga berupa uang tunai.
Sedikitnya 250 paket sembako dibagikan kepada para tukang becak, tukang sampah, dan driver ojek online dan warga kurang mampu. Puluhan siswa langsung membagikan ratusan paket sembako di depan sekolah mereka yang berada di Jalan Jenderal Soedirman Kota Brebes.
Masing-masing paket sembako berisi beras, minyak, mie instan, gula dan lainnya dengan nilai Rp 110 ribu per paket. Selain ratusan paket sembako, uang yang terkumpul juga dibagikan kepada warga kurang mampu sebanyak 110 amplop yang masing-masing berisi Rp50 ribu. Pembagian paket sembako mendekati Hari Raya Idulfitri ini merupakan tahun kelima yang dilakukan siswa SMP Negeri 1 Brebes.
Aqila, siswa kelas VIII SMPN 1 Brebes mengatakan, siswa berinisiatif agar bisa membatu warga kurang mampu dengan menyisihkan uang saku. Menurut dia, sedekah ini bisa meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
“Uangnya dikumpulkan setiap kelas. Jadi setiap kelas dibagikan amplop kosong, nanti diisi sebagian uang saku seikhlasnya. Nanti setiap ketua kelas mengumpulkan dan dijadikan satu,” katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Darma Suhaeri mengatakan, pembagian paket sembako ini dalam rangka menyambut hari LebaranLebaran untuk membantu warga yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan program dari siswa sebagai ganti kegiatan ponggol gratis yang setiap hari dibagikan.
“Karena bulan puasa, kita tidak membagikan ponggol. Jadi diganti sedekah selama bulan puasa ini. Sedekah ini sukarela, seikhlasnya. Selama tida pekan mendapatkan Rp 32 juta sekian, dan rata-rata per hari itu terkumpul Rp1,5 juta,” ungkap dia.
Suhaeri melanjutkan, bagi warga yang tidak kebagian paket sembako, pihaknya juga menyiapkan sejumlah uang yang dibagikan kepada mereka yang antre. Namun, untuk tahun depan pihaknya akan menyiapkan paket sembako lebih banyak. Hal ini agar semua orang yang membutuhkan bisa terbantu.
“Ini adalah untuk pembelajaran anak-anak, bahwa dalam keadaan sesulit dan sesempit apapun kita, jangan takut bersedekah,” tandasnya.
Beranda
Pendidikan
Siswa SMP di Brebes Sisihkan Uang Saku, Belanjakan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Siswa SMP di Brebes Sisihkan Uang Saku, Belanjakan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu








