BREBES – Tanah bergerak terus meluas di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Hingga Jumat (6/2/2026), sebanyak 123 rumah warga tercatat terdampak, bersama dua tempat ibadah, satu lembaga pendidikan, dan satu TPQ.
Bencana ini berdampak pada 149 kepala keluarga atau 459 jiwa, termasuk anak-anak, balita, lansia, dan ibu hamil. Sebanyak 13 keluarga telah dipindahkan secara darurat untuk menghindari risiko pergerakan tanah susulan.
Penanganan darurat masih terkendala. Di lokasi baru tersedia posko dapur umum, sementara posko pengungsian belum dapat didirikan karena ketiadaan tenda pengungsi. Pasokan logistik juga menipis dan kini mengandalkan swadaya warga. Situasi diperparah dengan aliran listrik yang terputus selama enam hari terakhir.
“Kami masih bertahan di rumah saudara. Takut kalau hujan turun lagi, tanahnya bergerak dan Malam hari gelap total. Anak-anak dan orang tua sangat kesulitan,” kata salah satu warga terdampak.
PLN masih melakukan perbaikan tiang listrik yang rawan roboh serta pemasangan trafo baru. Sementara itu, curah hujan yang tinggi dan debit air sungai Keruh yang meningkat terus mempercepat pergerakan tanah, menyebabkan kerusakan bertambah di luar target awal penanganan.
Warga berharap bantuan segera datang, terutama logistik bahan makanan, material bangunan, serta fasilitas MCK dan sanitasi, untuk menopang kebutuhan dasar selama masa darurat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Kepala BPBD Brebes Budi Darmawan belum merespons pesan WhatsApp yang dikirim.
Beranda
Headline
Tanah Bergerak di Sirampog Brebes Meluas, Ratusan Rumah Rusak dan Sepekan Listrik Mati
Tanah Bergerak di Sirampog Brebes Meluas, Ratusan Rumah Rusak dan Sepekan Listrik Mati
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Tanah bergerak yang terjadi di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes,…

SLAWI – Bencana tanah bergerak hingga merusak ratusan rumah menimbulkan trauma tersendiri bagi warga yang…

SLAWI – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi bencana tanah bergerak di Desa…

SLAWI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah mencatat sebanyak 464 rumah mengalami kerusakan akibat…








