Ternyata Sopir Pajero yang Tabrak Lari di Jambi Pernah 5 Kali Rehab Narkoba

Pengemudi Pajero yang Terlibat Tabrak Lari di Jambi Ternyata Pernah Lima Kali Rehabilitasi Narkoba

JAMBI – Sebuah kejadian tabrak lari yang terjadi di Kota Jambi pada dini hari Minggu (18/1/2026) menimbulkan banyak pertanyaan, khususnya mengenai latar belakang pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang terlibat.

Diketahui bahwa tersangka, bernama Divfal Kencana (26), memiliki riwayat rehabilitasi narkoba sebanyak lima kali. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pengaruh narkotika mungkin berkontribusi dalam tindakan tidak bertanggung jawab yang dilakukannya.

Setelah peristiwa tersebut, status hukum Divfal Kencana dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara dilakukan oleh pihak kepolisian, yang menyimpulkan adanya unsur pidana berat dalam kejadian tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menjelaskan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, barang bukti, dan rangkaian kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan.

Pasal yang dikenakan kepada Divfal Kencana adalah Pasal 311 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Lalu Lintas. Selain itu, tersangka juga terancam dengan pasal berlapis karena diduga mengemudi di bawah pengaruh narkotika. Untuk memperkuat dugaan tersebut, Divfal telah menjalani asesmen di Badan Narkotika Nasional (BNN) Jambi.

Peristiwa Tabrak Lari Beruntun yang Menghebohkan

Peristiwa berawal di depan GOR Kota Baru, di mana mobil Pajero yang dikemudikan oleh Divfal Kencana menabrak dua sepeda motor secara berturut-turut.

Alih-alih berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi justru melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi. Dalam upaya melarikan diri, mobil tersebut kembali menabrak pengendara sepeda motor di kawasan Dinas Kesehatan Kota Jambi dan area sekitar Mapolda Jambi.

Total terdapat lima sepeda motor yang menjadi korban dalam rangkaian kecelakaan ini. Akibatnya, sejumlah pengendara mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Pelarian Divfal berakhir tragis saat mobil menerobos masuk ke area Mako Polda Jambi dengan menabrak pagar pembatas.

Sebelum benar-benar berhenti di depan pos penjagaan, kendaraan tersebut sempat berputar-putar sebanyak empat kali di Lapangan Hitam Polda Jambi. Kejadian ini menunjukkan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan nyawa orang lain.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Kini, kasus ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Penyidikan akan mencakup pemeriksaan lebih mendalam terhadap semua pihak yang terlibat, termasuk para korban dan saksi mata.

Selain itu, pihak berwenang juga akan mengevaluasi apakah ada faktor-faktor lain yang turut memengaruhi tindakan Divfal Kencana selama kejadian tersebut.

Dengan adanya dugaan penggunaan narkoba, proses hukum ini akan menjadi perhatian besar bagi masyarakat. Kasus ini juga menjadi peringatan penting bagi para pengemudi agar tetap waspada dan tidak mengambil risiko yang bisa mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *