Jadwal Damri Tana Tidung ke Tanjung Selor dan Malinau Bulan Ramadan 2026

Layanan Damri Tetap Beroperasi Selama Ramadan 2026

JAKARTA – Perusahaan Umum (Perum) Damri terus memberikan layanan transportasi angkutan penumpang yang menghubungkan Kabupaten Tana Tidung (KTT) dengan berbagai daerah di Kalimantan Utara.

Di antaranya, rute menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, serta rute KTT – Malinau. Masyarakat dapat memanfaatkan Damri sebagai pilihan transportasi umum untuk perjalanan keluar daerah dengan tarif yang lebih murah dibandingkan moda transportasi lainnya.

Selama bulan Ramadan 2026 atau Ramadan 1447 H, layanan transportasi umum Damri antar wilayah dari Kabupaten Tana Tidung tetap beroperasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Tana Tidung, Arief Prasetiawan, saat ditemui di kantornya di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara).

“Selama bulan Ramadan tidak ada perubahan jadwal, Damri rute KTT – Tanjung Selor dan KTT – Malinau tetap beroperasi seperti biasanya di waktu yang sama, begitu juga dengan keberangkatan dari arah sebaliknya,” ujar Arief Prasetiawan.

Rute KTT – Tanjung Selor

Untuk rute KTT – Tanjung Selor, Damri melayani keberangkatan setiap hari pada pagi hari. Bus Damri dijadwalkan berangkat Senin (23/2/2026) pukul 09.30 WITA. Tarif Damri rute KTT – Tanjung Selor bervariasi menyesuaikan titik naik dan turun penumpang, di antaranya:

  • Tideng Pale (KTT) – Tanjung Selor: Rp100 ribu
  • Sesayap – Tanjung Selor: Rp100 ribu
  • Tideng Pale – Panca Agung/Pimping: Rp80 ribu
  • Sekatak Buji – Tanjung Selor: Rp85 ribu
  • Panca Agung – Tanjung Selor: Rp60 ribu
  • Tideng Pale – Sekatak Buji: Rp50 ribu

Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam, dengan kapasitas bus sebanyak 45 penumpang.

Rute KTT – Malinau

Sementara itu, untuk rute KTT – Malinau, Damri melayani dua jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pagi dan sore. Pada Senin (23/2/2026), keberangkatan pertama dijadwalkan pukul 08.00 WITA, dan keberangkatan kedua pada pukul 15.00 WITA.

Tarif Damri rute KTT – Malinau ditetapkan sebesar Rp40 ribu per penumpang. Selain tujuan utama Malinau, Damri juga melayani penumpang ke sejumlah wilayah yang dilalui, dengan rincian tarif:

  • Desa Seputuk: Rp20 ribu
  • Desa Belayan Ari: Rp20 ribu
  • Desa Kapuak: Rp20 ribu
  • Sesua: Rp30 ribu

Kapasitas bus Damri rute KTT – Malinau sebanyak 19 penumpang, dengan estimasi waktu tempuh perjalanan sekitar satu setengah jam.

Keuntungan Menggunakan Damri

Dengan adanya layanan Damri yang tetap beroperasi selama Ramadan, masyarakat memiliki opsi transportasi yang nyaman dan terjangkau. Tarif yang diberlakukan sangat bersaing dengan moda transportasi lainnya, sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar wilayah.

Layanan ini juga membantu memastikan mobilitas penduduk tetap lancar meskipun dalam kondisi bulan puasa. Dengan jadwal yang tetap, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik, tanpa khawatir akan perubahan jadwal yang tidak terduga.

Damri tetap menjaga kualitas layanan dengan menjadwalkan keberangkatan secara teratur dan menawarkan tarif yang fleksibel sesuai dengan titik keberangkatan dan tujuan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan transportasi yang andal dan ramah pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *