JAKARTA – Momen akrab ditunjukkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 di Gedung BPK RI, Kamis (2/4/2026). Keduanya tampil cair dan penuh canda, menepis narasi di media sosial yang menyebut hubungan mereka renggang.
Kehadiran Ahmad Luthfi dan Dedi Mulyadi dalam forum resmi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI justru memperlihatkan kedekatan yang natural di depan publik. Tidak tampak kecanggungan saat keduanya berinteraksi, bahkan sejak awal pertemuan dimulai.
Ahmad Luthfi yang tiba sekitar pukul 08.45 langsung menyapa Dedi Mulyadi yang telah lebih dulu berada di ruang pertemuan. Dengan gaya masing-masing, Ahmad Luthfi mengenakan batik warna cokelat dan Dedi Mulyadi berbusana batik putih bercorak wayang. Keduanya terlibat obrolan santai yang diselingi candaan. Terlihat senyum dan tawa saat mereka berbincang akrab.
Di tengah obrolan cair itu juga diselingi sejumlah topik terkait pembangunan di daerah masing-masing. Tak terlihat ketegangan, keduanya justru berbincang penuh keakraban bak sahabat lama.
Percakapan hangat antarkeduanya itu turut menarik perhatian sejumlah kepala daerah lain yang kemudian ikut bergabung. Di antaranya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta sejumlah undangan lain. Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, juga tampak mendampingi Ahmad Luthfi dalam kesempatan tersebut.
Interaksi tersebut sekaligus membantah berbagai spekulasi di media sosial yang membandingkan hingga mengesankan adanya jarak antara kedua tokoh. Seperti diketahui, di media sosial banyak berseliweran konten dan komentar yang kerap membandingkan antara Ahmad Luthfi dan Dedi Mulyadi.
“Ngobrol-ngobrol ringan saja tadi,” ujar Ahmad Luthfi sembari tersenyum saat dikonfirmasi tentang obrolan dengan KDM.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan BPK RI itu, Ahmad Luthfi juga menegaskan komitmennya mendukung penuh proses pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pemeriksaan keuangan.
Menurutnya, Entry Meeting menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan auditor agar proses pemeriksaan berjalan lancar, objektif, dan tepat waktu.
“Tadi intinya arahan dari BPK RI yang memberikan tugas kepada perwakilan di daerah untuk melakukan pemeriksaan keuangan di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Sering Dibandingkan, Begini Momen Gubernur Luthfi dan KDM yang Akhirnya Bertemu di BPK RI

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.

JAKARTA – Pemerintah kembali menunjukkan hasil penertiban kawasan hutan yang selama ini menjadi bagian dari…

BNPB mencatat sejumlah karhutla terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur hingga Selasa (6/10/2026). Puluhan hektare lahan dan hutan terbakar, sementara BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Gempa M6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 menyebabkan dampak meluas. Data terbaru BPBD NTT mencatat 299 rumah terdampak dan 299 KK terkena dampak di tiga kabupaten. Aktivitas gempa susulan masih terjadi.







