Wisata  

Libur Nataru, Yogyakarta Dikunjungi 1 Juta Wisatawan

Peningkatan Kunjungan Wisatawan Selama Libur Nataru 2025/2026

YOGYAKARTA – Selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan. Periode pengamatan berlangsung dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan total wisatawan yang masuk ke berbagai destinasi wisata di DIY mencapai sekitar 1.035.000 orang.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan bahwa data tersebut dihitung berdasarkan laporan retribusi dari Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang tersebar di kabupaten dan kota di DIY. Menurutnya, angka ini belum sepenuhnya final karena masih ada kemungkinan penambahan seiring masuknya laporan resmi dari destinasi wisata yang mengelola penjualan tiket secara bertahap.

Pantai Parangtritis Jadi Tujuan Favorit

Dalam periode libur panjang Nataru, Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul menjadi destinasi paling diminati. Total kunjungan ke tempat ini mencapai 123.133 wisatawan. Pantai yang ikonis ini selalu menarik minat wisatawan domestik, terutama mereka yang ingin menikmati suasana pantai, sunset, serta aktivitas seperti berkuda dan menggunakan ATV.

Destinasi lain juga turut merasakan lonjakan pengunjung, termasuk tempat-tempat yang memiliki nilai budaya dan alam yang tinggi. Namun, Pantai Parangtritis tetap menjadi prioritas utama bagi para pengunjung.

Perputaran Uang Masih Menunggu Data Resmi

Meski jumlah kunjungan tinggi, Dinas Pariwisata DIY masih menunggu hasil survei resmi dari Bank Indonesia untuk mengetahui estimasi perputaran uang selama momentum libur akhir tahun. Imam menyampaikan harapan agar nanti ada perkiraan dari Bank Indonesia mengenai besarnya perputaran uang di sektor pariwisata.

Perputaran uang biasanya mencakup belanja wisatawan di hotel, restoran, transportasi, jasa wisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Data ini akan memberikan gambaran lebih jelas tentang dampak ekonomi dari kegiatan pariwisata selama masa liburan.

Puncak Arus Balik Terjadi pada 4 Januari 2026

Sementara itu, PT KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan bahwa puncak arus balik libur Nataru diprediksi terjadi pada Minggu (4/1/2026), yaitu hari terakhir liburan. Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa Stasiun Tugu Yogyakarta saja akan memberangkatkan 16.597 penumpang, meningkat 38 persen dibanding akhir pekan biasanya.

Data penumpang kereta Daop 6 Yogyakarta pada 4 Januari 2026 adalah sebagai berikut:

  • Stasiun Yogyakarta (Tugu)

    Berangkat: 16.597 penumpang

    Tiba: 10.674 penumpang

  • Stasiun Lempuyangan

    Berangkat: 5.349 penumpang

    Tiba: 4.753 penumpang

  • Stasiun Solobalapan

    Berangkat: 5.891 penumpang

    Tiba: 5.726 penumpang

  • Stasiun Klaten

    Berangkat: 1.887 penumpang

    Tiba: 1.319 penumpang

  • Stasiun Wates

    Berangkat: 739 penumpang

    Tiba: 572 penumpang

Selain itu, tiket menuju berbagai kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang masih tersedia sekitar 7.000 kursi. Beberapa kereta api dengan okupansi tertinggi antara lain KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.

PT KAI kembali mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun mengingat potensi kepadatan lalu lintas, pengaturan arus, dan antrean penumpang pada puncak arus balik. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para penumpang.