Ragam  

Mengapa Kucing Mendekati Kita Menurut Islam? Arti Baiknya

Alasan Kucing Mendekati Manusia Menurut Perspektif Islam

JAKARTA – Kucing adalah hewan yang sering kali menarik perhatian karena tingkah lucu dan keaktifannya. Banyak orang merasa penasaran ketika kucing mendekati mereka, terutama jika pertemuan tersebut terjadi tanpa sebelumnya mengenal kucing tersebut. Dalam perspektif agama Islam, ada beberapa alasan mengapa kucing bisa mendekati manusia, baik secara spiritual maupun ilmiah.

Salah satu kemungkinan yang muncul adalah kucing sedang lapar dan meminta makanan. Meskipun ini merupakan alasan yang logis, dalam konteks Islam, tidak ada penjelasan pasti mengenai motivasi kucing mendekati manusia. Namun, Islam memiliki beberapa dalil yang menekankan pentingnya menyayangi kucing dan hewan lainnya. Salah satunya adalah dari kitab Al-Fatawa al-Fiqhiyyah al-Kubra karya Ibnu Hajar al-Haitami, yang menyebutkan bahwa:

“Dianjurkan memuliakan (merawat dengan sungguh) kucing. Dan wajib bagi pemiliknya memberikan makan kepadanya jikalau kucing itu tidak bisa mencari makan sendiri.”

Dalil ini diambil setelah Nabi Muhammad SAW melihat Abu Hurairah merawat kucing-kucing yang baru ia temukan. Kelembutan Abu Hurairah terhadap kucing membuat beliau diberi nama ‘Abu Hurairah’, yang artinya ‘Ayah Kucing Kecil’.

Kucing Tidak Najis Menurut Islam

Dalam Islam, kucing termasuk hewan yang terbebas dari najis. Hal ini menjadikan umat Muslim dianjurkan untuk memelihara dan merawat kucing dengan baik. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita.”

Selain itu, jilatan kucing tidak membatalkan wudu seseorang karena dianggap suci. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW pernah dihampiri oleh seekor kucing yang minum dari bejana tempat beliau berwudu. Setelah kucing itu selesai minum, Nabi Muhammad SAW tetap menggunakan air tersebut untuk berwudu.

Rasulullah juga pernah menyatakan bahwa kucing lebih bersih daripada manusia. Beliau bersabda:

“Kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas sisa makanan, serta air lirnya adalah suci. Air liurnya bahkan bersifat membersihkan. Hidupnya lebih bersih dari manusia.”

Dengan demikian, jika kucing mendekat dan menjilati kulitmu, kamu tidak perlu langsung menganggapnya sebagai najis.

Alasan Ilmiah Kucing Mendekati Manusia

Secara ilmiah, kucing bisa saja mendekati manusia karena merasa nyaman dan aman. Mereka ingin terus berdekatan agar merasa terlindungi. Selain itu, kucing juga bisa mendekati manusia karena membutuhkan makanan, terutama jika manusia tersebut membawa makanan yang disukai kucing.

Selain itu, kucing juga bisa merasa kesepian seperti manusia. Oleh karena itu, mereka akan mendekati manusia untuk bermain dan menghilangkan rasa kesepian.

Cara Merawat Kucing Menurut Islam

Agama Islam mengajarkan kepada manusia untuk selalu bersikap penuh kasih sayang terhadap makhluk hidup, termasuk kucing. Dalam Islam, manusia dilarang bersikap kasar terhadap kucing. Jika seseorang memelihara kucing, maka harus bisa memenuhi kebutuhannya, seperti makanan, tempat tinggal yang aman, dan perhatian.

Beberapa cara merawat kucing menurut Islam antara lain:
– Merawat kucing dengan penuh kasih sayang
– Memberi makan secara teratur
– Menyediakan kandang yang nyaman dan aman

Dengan memahami alasan kucing mendekati manusia dari sudut pandang Islam, kita bisa lebih menghargai kehadiran kucing sebagai bagian dari ciptaan Allah yang patut diperlakukan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *