BREBES – Seorang warga Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes hidup dengan kondisi serba kekurangan. Rumah yang ditinggali berupa gubuk reyot tanpa listrik dan air.
Yusuf (45) tinggal di gubuk reyot itu bersama Fitriyani, anak gadisnya yang masih berusia 12 tahun. Rumah mereka pun berdiri di atas sebidang tanah milik orang lain.
Bangunan berukuran 6X7 meter itu berdinding kalsibot dan bagian lantai masih berupa tanah. Hanya ada satu buah kamar tidur yang nyambung ke area dapur. Di ruang tamu, terdapat dua kursi panjang sebagai ruang keluarga.
Rumah ini masih mengandalkan sambungan listrik dari tetangga untuk penerangan ruangan. Sementara, untuk keperluan sehari hari, Yusuf mengambil air di sumur tetangga.
Di bagian belakang ada kamar mandi yang disekat oleh beberapa meter kain. Tidak ada jamban untuk keperluan BAB dan yusuf kerap numpang ke rumah saudara bila ingin buang hajat.
Ditemui di rumahnya di Desa Luwungbata RT 05 RW 01 Kamis 6 Februari 2025, Yusuf mengatakan, rumah yang ditinggali berada di lahan milik orang lain.
“Kalau bagunan milik saya, tapi tanah milik orang yang masih saudara (kerabat),” terangnya.