Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh Digelar di Lima Wilayah
BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh di lima kabupaten/kota. Kegiatan ini berlangsung pada 14-16 Maret 2026, dengan lokasi di Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Aceh Barat. Tujuan dari operasi ini adalah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh merupakan instruksi langsung dari Gubernur Aceh, yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mencegah kenaikan harga yang tidak terkendali. Pembukaan kegiatan dilakukan secara serentak di berbagai daerah oleh para Asisten Sekda serta Staf Ahli Gubernur Aceh.
Menjelang Idul Fitri, aktivitas ekonomi masyarakat biasanya meningkat secara signifikan. Hal ini sering diiringi dengan peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok, yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga di pasaran. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan yang baik agar tidak menimbulkan tekanan terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Selain itu, operasi pasar juga menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.
Masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, serta kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih stabil. Stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok adalah tanggung jawab bersama demi kepentingan masyarakat luas.
Pemerintah Aceh akan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, menjaga kelancaran distribusi logistik, serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok di seluruh wilayah Aceh.
Lokasi pelaksanaan operasi pasar di masing-masing daerah antara lain:
- Banda Aceh: Kecamatan Banda Raya, Kuta Alam, dan Meuraxa.
- Lhokseumawe: Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, dan Banda Sakti.
- Aceh Tamiang: Kecamatan Karang Baru/Simpang, Tenggulun, dan Seruway.
- Aceh Tengah: Kecamatan Bebesen, Pegasing, serta Lut Tawar.
- Aceh Barat: Kecamatan Johan Pahlawan dan Samatiga.
Gubernur Aceh berharap melalui langkah strategis ini, harga bahan pokok di Aceh tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang.












