Titik Berbahaya di Jalintim Pelalawan, Pemudik Diminta Waspada

Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jalintim Pelalawan

JAKARTA – Arus mudik telah mulai terlihat di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan sejak 13 Maret lalu, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah. Peningkatan volume kendaraan terjadi dibandingkan hari biasanya.

Hal ini disebabkan oleh posisi Pelalawan yang berada di jalur lintas Sumatera, yang dilalui kendaraan dari berbagai daerah di Pulau Sumatera maupun Jawa.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik, Polres Pelalawan telah mengaktifkan 4 Posko Pengamanan (Pospam) dan 1 Posko Pelayanan (Posyan) dalam rangka operasi ketupat Lebaran 2026. Operasi ini akan berlangsung hingga 25 Maret mendatang.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK, menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di sepanjang Jalintim Pelalawan. Titik-titik tersebut adalah:

  • Kilometer 39 sampai Kilometer 40 Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Sei Kijang.
  • Kilometer 44 sampai Kilometer 50 Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang.
  • Kilometer 113 sampai Kilometer 120 Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras.

AKP Tatit mengimbau kepada para pemudik untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melewati titik-titik tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman antar kendaraan.

Selain titik rawan kecelakaan, ada juga beberapa area yang rentan mengalami kemacetan. Meskipun secara umum titik rawan macet di Jalintim Pelalawan nihil, pengendara perlu berhati-hati saat melewati Jalintim Kilometer 74 sampai 76, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Badan jalan baru saja ditimbun dalam rangka perbaikan sejak bulan lalu. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan saat melintas dari titik timbunan. Arus lalu lintas di Kilometer 75 sudah dibuka dua arah karena proses pekerjaan sementara dihentikan dan akan dilanjutkan setelah Lebaran.

Penjagaan dan Personil dalam Operasi Ketupat

Dalam operasi ketupat lancang kuning tahun ini, Polres Pelalawan mengerahkan 181 personil gabungan. Diantaranya sebanyak 141 personil dari Polres Pelalawan dari berbagai fungsi.

Selain itu, ada 40 orang personil dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI, dan lainnya. Mereka akan berjaga di Posko Pengamanan (Pospam) dan Posko Pelayanan (Posyan) yang didirikan selama operasi ketupat.

Posko Pengamanan (Pospam) yang telah didirikan terletak di beberapa lokasi strategis, yaitu:

  • Di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Seikijang, yang merupakan perbatasan antara Pelalawan dengan Pekanbaru, Siak, dan Kampar.
  • Di Jalintim Kilometer 55, Pangkalan Kerinci, sebagai perbatasan dengan Kabupaten Siak dan pintu masuk ke Kota Pangkalan Kerinci.
  • Di Jalintim Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, tepat di depan Rumah Makan Nilam Sari.
  • Di Jalintim Kelurahan Ukui, Kecamatan Ukui, yang merupakan perbatasan antara Pelalawan dengan Kabupaten Indragiri Hulu.

Sementara itu, Posko Pelayanan (Posyan) masih tetap berada di depan pusat perbelanjaan Ramayana Pangkalan Kerinci, tepat di tengah kota.

Imbauan untuk Pemudik

AKP Tatit mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk beristirahat di Pospam dan Posyan yang ada, apabila merasa lelah maupun ngantuk. Selain itu, bagi pelaku perjalanan yang membutuhkan informasi, dapat bertanya kepada petugas di posko. Jika terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas, segera menghubungi pospam terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *