Bupati Tegaskan PMI Mitra Strategis Penanganan Sosial dan Kebencanaan di Brebes

PMI Brebes
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, menyampaikan sambutan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dalam kegiatan Orientasi Kepalangmerahan. (Foto: Istimewa)

“Orientasi ini dirancang agar kita semakin memahami hal-hal terkait PMI, sehingga kemampuan kita dalam melayani masyarakat terus meningkat secara profesional,” ujarnya.

Ia juga melaporkan bahwa selama bulan Syawal, PMI Brebes aktif dalam pengamanan arus mudik Lebaran dengan menyiagakan tiga posko utama selama 24 jam di jalur strategis, mulai dari Jalur Lingkar hingga wilayah Brebes Selatan.

“Layanan ini terbukti sangat membantu, tidak hanya bagi warga lokal, tetapi juga pemudik yang melintasi Kabupaten Brebes, terutama dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dan kedaruratan medis lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, PMI juga menghadapi sejumlah tantangan kebencanaan, seperti peristiwa tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, serta dampak limpasan tanggul Sungai Babakan di Ketanggungan yang merendam beberapa desa di wilayah barat Brebes.

“Alhamdulillah, rekan-rekan PMI di tingkat kecamatan, mulai dari Ketanggungan, Tanjung, hingga Kersana, telah bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan secara luar biasa,” tambahnya.

Gunadi menegaskan, kerja kemanusiaan di PMI bukan sekadar tugas teknis, tetapi juga panggilan hati yang harus diiringi dengan kecepatan dan ketepatan dalam bertindak.

“PMI adalah kegiatan kemanusiaan yang didasari oleh hati. Namun, kita juga harus berpikir cerdas bagaimana memberikan bantuan tersebut secepat mungkin kepada yang membutuhkan,” tutupnya.