BREBES – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur Pantura Brebes tepatnya di sebelah barat Pasar Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Minggu (10/5/2026) pagi. Dalam peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Brebes, Ahmad Zainurrozaq dalam laporannya mengatakan, kecelakaan melibatkan satu unit truk Hino, becak, tiga sepeda motor, dan satu mikrobus.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur nasional Pantura wilayah Tanjung sekitar pukul 07.13 WIB. Kecelakaan melibatkan kendaraan truk Hino dengan beberapa kendaraan lain yang melaju searah di depannya,” kata AKP Ahmad Zainurrozaq dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi B-9256-XTZ melaju dari arah barat ke timur di jalur kiri Pantura. Sesampainya di lokasi kejadian, sopir truk diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya.
“Diduga pengemudi truk kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang becak, sepeda motor Yamaha Vega, Honda PCX, Honda Scoopy, serta mikrobus yang sedang melaju pelan searah di depannya,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, pengayuh becak bernama Darja (71), warga Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala, pinggang, dan kaki.
“Korban meninggal dunia satu orang, yaitu pengayuh becak. Sementara lima korban lainnya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis di RS Mutiara Bunda Tanjung,” jelasnya.
Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp15 juta. Petugas Satlantas Polres Brebes yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Saat ini kasus kecelakaan masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas AKP Ahmad Zainurrozaq.












