Ia juga mengingatkan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba tidak hanya berasal dari narkotika dan obat-obatan terlarang, tetapi juga penyalahgunaan obat-obatan tertentu tanpa resep dokter.
Dampaknya dapat menimbulkan kecanduan, gangguan fungsi otak, kerusakan organ tubuh, masalah sosial, hingga kematian.
Sementara itu, dr. Vina Rosalia menyampaikan materi berjudul Hormon, Stres, dan Pubertas: Kenapa Emosiku Naik Turun?. Ia menjelaskan, perubahan emosi pada masa pubertas merupakan bagian normal dari proses tumbuh kembang akibat perubahan hormonal.
Menurut dr. Vina, remaja perlu memahami cara mengelola emosi secara sehat agar tidak berdampak negatif terhadap diri sendiri maupun lingkungan.
“Emosi yang naik turun saat pubertas adalah hal yang normal. Yang terpenting adalah bagaimana mengelolanya. Ketika merasa marah, sedih, atau stres, cobalah berbicara dengan orang tua, guru, atau orang yang dipercaya serta menyalurkan energi melalui kegiatan positif,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak langsung menganggap perubahan perilaku anak sebagai bentuk pembangkangan. Kehadiran orang tua sebagai pendengar yang baik akan membuat anak lebih mudah terbuka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.
Menurut dr. Vina, keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Karena itu, komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga perlu dibangun sejak dini.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Sejumlah pelajar aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara mengelola stres saat pubertas, mengendalikan emosi, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan teman yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.
Sebagai bentuk apresiasi, TP PKK Kabupaten Brebes memberikan bingkisan kepada peserta yang aktif bertanya. Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Brebes berharap para pelajar mampu melewati masa pubertas dengan sehat, memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bebas narkoba.







