TP PKK Brebes Edukasi Pelajar dan Orang Tua tentang Pubertas dan Bahaya Narkoba

Sosialisasi Narkoba
Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes menggelar Sosialisasi Parenting Keluarga dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Pendopo Kabupaten Brebes. (Foto: Istimewa)

BREBES – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Brebes menggelar Sosialisasi Parenting Keluarga dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini diikuti kader PKK serta pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Brebes dengan menghadirkan Kepala BNNK Tegal Kunarto, S.Pd.I., M.H., dan dokter spesialis anak dr. Vina Rosalia, Sp.A., sebagai narasumber.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan remaja mengenai perubahan emosi pada masa pubertas sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Ketua TP PKK Kabupaten Brebes yang diwakili Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Brebes, Lilik Meidiawati, S.E., mengatakan masa remaja merupakan fase penting yang membutuhkan pendampingan dan komunikasi yang baik dari keluarga.

Saat membacakan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Lilik menyampaikan, rumah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bercerita dan memperoleh dukungan.

Menurutnya, komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam membantu remaja menghadapi perubahan emosi selama masa pubertas.

“Masa pubertas adalah fase yang tidak mudah. Perubahan hormon sering kali membuat emosi anak naik turun. Di sinilah peran keluarga menjadi sangat penting. Rumah harus menjadi tempat paling aman untuk bercerita, tempat yang penuh penerimaan, bukan penghakiman,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNK Tegal Kunarto, memaparkan materi bertajuk Remaja SIGAB (Siaga Lawan Narkoba).

Ia menjelaskan, remaja termasuk kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba karena berada pada fase pencarian jati diri, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta mudah dipengaruhi lingkungan pergaulan.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba umumnya berawal dari rasa penasaran, kemudian berkembang menjadi kebiasaan hingga berujung pada ketergantungan. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, narkoba juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda.

“Jangan pernah mencoba narkoba meskipun hanya sekali. Banyak kasus penyalahgunaan narkoba diawali dari rasa ingin tahu dan ajakan teman. Generasi muda harus berani berkata tidak, berani memilih pergaulan yang sehat, dan berani menjaga cita-citanya,” tegas Kunarto.