BREBES – Sebuah kandang ayam broiler di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ambruk, Senin 7 Juli 2025. Akibat ambruknya kandang ayam tersebut, seorang pekerja dikabarkan hilang diduga tertimbun reruntuhan bangunan.
Pantauan di lapangan, hingga Selasa 8 Juli 2025 pukul 11.28 WIB sejumlah petugas dari TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR dan Basarnas Cilacap masih melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun.
Informasi yang diterima, di dalam kandang tersebut terdapat puluhan ribu ekor ayam yang ukurannya sudah cukup besar. Diduga lantaran bangunan telah dimakan usia, sehingga bangunan tersebut ambruk.
Informasi dihimpun dari berbagai sumber, bangunan yang roboh tersebut memiliki empat lantai. Setiap lantainya memiliki kapasitas kurang lebih 20 ribu ekor, dan total empat lantai kurang lebih 80 ribu ekor.
Umar (54) perwakilan peternak menyebutkan, kalau usia ayam yang ada di kandang tersebut sudah berusia 54 hari. Untuk idealnya, ayam tersebut sudah bisa dipanen sejak usia 40 hari.
Lantaran terjadi keterlambatan panen, mengakibatkan tonase ayam bertambah sehingga terjadi over kapasitas. Keterlambatan panen ini lantaran pemerintah mematok harga ayam hidup minimal Rp18 ribu per kilogram.
“Sehingga panen tersendat bahkan sama sekali tidak ada proses panen. Sehingga kapasitas ayam itu melibih kemampuan kandang,” ujarnya.
Beranda
Headline
Tim SAR Gabungan Cari Pekerja Diduga Tertimbun Reruntuhan Kandang Ayam di Bulusari Brebes
Tim SAR Gabungan Cari Pekerja Diduga Tertimbun Reruntuhan Kandang Ayam di Bulusari Brebes

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Brebes…

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

BREBES – Video adu mulut antara keluarga pasien dan petugas Puskesmas Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.







