BREBES – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan dua truk dan tiga sepeda motor terjadi di ruas Jalan Raya Nasional Tegal–Purwokerto, tepatnya di Fly Over Kretek, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Minggu (26/7/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu diduga bermula ketika truk bernomor polisi R-1412-UA mengalami gangguan fungsi rem saat melaju dari arah selatan menuju utara di jalur menurun.
Truk tersebut kemudian menabrak truk bernopol F-8986-FE yang berada di depannya dalam arah yang sama. Akibat benturan, truk F-8986-FE terdorong ke depan hingga menghantam pembatas jalan.
Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju tiga sepeda motor, yakni Honda Beat bernopol G-6994-TG, Honda Beat Street bernopol G-3594-CMG, serta Honda Beat tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Ketiga sepeda motor tersebut kemudian ikut mengalami kecelakaan setelah menabrak pembatas jalan.
Setelah tabrakan beruntun itu, kedua truk oleng ke kiri dan menabrak pembatas Fly Over Kretek sebelum akhirnya terjatuh ke bahu jalan sebelah kiri.
Petugas Pos laka Bumiayu Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Akibat kecelakaan tersebut, satu unit truk R-1412-UA mengalami kerusakan pada bagian kabin hingga ringsek. Sementara truk F-8986-FE mengalami kerusakan pada bagian bak dan kabin. Tiga sepeda motor yang terlibat juga mengalami kerusakan. Adapun untuk korban jiwa masih dalam pendataan petugas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Brebes, Ipda Arenas, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. “Masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Ipda Arenas saat dikonfirmasi wartawan.
Diduga Rem Blong, Kecelakaan Truk Beruntun Terjadi di Fly Over Kretek Brebes, Tiga Motor Ikut Terlibat

Rekomendasi untuk kamu

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…







