Dinperwaskim dan Baznas Siapkan Bantuan untuk Rumah Ambruk di Kalimati Brebes

Dinperwaskim Brebes Tangani Rumah Ambruk
Rumah milik Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes ambruk karena kondisinya yang lapuk. (Foto: Istimewa)

BREBES – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes memastikan pihaknya segera melakukan tindak lanjut untuk menyiapkan bantuan kepada Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes yang rumahnya ambruk pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Dinperwaskim Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, melalui Penata Kelola Perumahan Ahli Muda sekaligus Subkoor Perumahan Swadaya, Irfanudin memastikan pihaknya segera melakukan tindak lanjut bersama Baznas Brebes.

“Kami tindaklanjuti bersama Baznas untuk diberikan bantuan berupa uang. Kami juga sudah melakukan intervensi agar segera ditangani, dan sudah dialokasikan untuk direhab,” kata Irfanudin, Senin (18/5/2026).

Dia berharap, peran serta masyarakat dan pemerintah desa untuk turut membantu Koriah yang tengah membutuhkan tempat tinggal layak. Gotong-royong warga sekitar untuk membantu melakukan rehab rumah Koriah sangat dibutuhkan, mengingat bantuan dari pemerintah untuk RTLH berupa material bangunan.

“Kita butuh swadaya masyarakat, terutama tetangganya untuk membantu membangunkan rumah Ibu Koriah. Karena alokasi RTLH hanya Rp15 juta dan berupa material, jadi kami butuh tenaga yang gotong-royong,” tambahnya.

rumah milik Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes ambruk karena kondisinya yang lapuk.

Sebelumnya, rumah milik Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes ambruk karena kondisinya yang lapuk. Kondisi bangunan rumah yang berada di RT 01 RW 05 ini sudah sangat tua dan lapuk dimakan usia. Ditambah ketiadaan biaya untuk perbaikan, menjadi penyebab utama rumah ambruk.

Bangunan yang sudah lama rapuh itu sanggup menahan beban genteng karena kerusakan kerangka atap yang kian parah. Koriah dan keluarga kini tak lagi memiliki tempat berteduh yang layak, dan terpaksa menumpang atau mencari perlindungan seadanya di tengah keprihatinan mendalam.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media, Koriah tercatat sebagai warga yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu desil 1. Artinya, ia merupakan salah satu warga yang paling berhak dan menjadi prioritas utama untuk mendapatkan bantuan sosial maupun program perbaikan rumah dari pemerintah daerah.

Ironisnya, informasi yang berhasil diungkap awak media menyebutkan bahwa musibah ini sebetulnya bisa dicegah atau diantisipasi jauh-jauh hari. Sebab, Koriah mengaku sudah berkali-kali memohon agar namanya diajukan dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke pihak Pemerintah Desa Kalimati.

“Saya sudah minta tolong berkali-kali ke kantor desa, minta didaftarkan program RTLH. Tapi sampai rumah saya ruboh begini, tidak ada kabar, tidak ada bantuan, katanya tidak ada kuota atau alasan lain. Padahal rumah saya sudah lama mau roboh, dan saya ini warga tidak mampu desil 1, tidak punya uang sepeser pun untuk benerin sendiri,” ungkap Koriah dengan nada sedih dan kecewa, Rabu (14/05/2026).