BREBES – Pahit dan sedih mendera Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Rumah tempat ia berteduh puluhan tahun akhirnya roboh dan rata dengan tanah pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga kini, belum ada satupun pihak pemerintah desa maupun kabupaten yang meninjau lokasi.
Kondisi bangunan rumah yang berada di RT 01 RW 05 ini sudah sangat tua dan lapuk dimakan usia. Ditambah ketiadaan biaya untuk perbaikan, menjadi penyebab utama rumah ambruk. Kangunan yang sudah lama rapuh itu sanggup menahan beban genteng karena kerusakan kerangka atap yang kian parah.
Koriah dan keluarga kini tak lagi memiliki tempat berteduh yang layak, terpaksa menumpang atau mencari perlindungan seadanya di tengah keprihatinan mendalam.
Berdasarkan data yang dihimpun awak media, Koriah tercatat sebagai warga yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu desil 1. Artinya, ia merupakan salah satu warga yang paling berhak dan menjadi prioritas utama untuk mendapatkan bantuan sosial maupun program perbaikan rumah dari pemerintah daerah.
Namun, hingga berita ini diturunkan, tak ada satu pun pihak dari dinas atau instansi terkait yang turun tangan melakukan penanganan, peninjauan lokasi, maupun memberikan bantuan darurat bagi korban. Koriah dan keluarganya masih dibiarkan dalam ketidakpastian dan kesulitan berat pasca kejadian tersebut.
Ironisnya, informasi yang berhasil diungkap awak media menyebutkan bahwa musibah ini sebetulnya bisa saja dicegah atau diantisipasi jauh-jauh hari. Sebab, Koriah mengaku sudah berkali-kali memohon agar namanya diajukan dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke pihak Pemerintah Desa Kalimati.
Namun, ada dugaan kuat bahwa permohonan dan jeritan hati warga tersebut tidak pernah ditindaklanjuti, bahkan sama sekali tidak pernah diajukan ke tingkat kecamatan maupun kabupaten oleh pengelola pemerintahan di desa setempat. Padahal, kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan itu bisa dilihat mata telanjang dan sudah menjadi pengetahuan umum warga sekitar.
“Saya sudah minta tolong berkali-kali ke kantor desa, minta didaftarkan program RTLH. Tapi sampai rumah saya ruboh begini, tidak ada kabar, tidak ada bantuan, katanya tidak ada kuota atau alasan lain. Padahal rumah saya sudah lama mau roboh, dan saya ini warga tidak mampu desil 1, tidak punya uang sepeser pun untuk benerin sendiri,” ungkap Koriah dengan nada sedih dan kecewa, Rabu (14/05/2026).
Kondisi bangunan rumah Koriah memang sudah bertahun-tahun memprihatinkan. Dinding yang terbuat dari batu bata sudah lapuk, berlubang di atap yang bocor parah. Karena ketiadaan biaya, perbaikan hanya dilakukan seadanya dengan bahan seadanya pula, hingga akhirnya tak sanggup lagi berdiri tegak.
Warga sekitar pun turut menyayangkan kejadian ini. Mereka menilai, kelalaian atau ketidakpedulian pihak desa dalam mengusulkan nama warga yang jelas-jelas sangat membutuhkan bantuan menjadi penyebab utama penderitaan Koriah saat ini.
Tak Mampu Renovasi, Rumah Warga Kalimati Brebes Ambruk, Pemda Belum Turun Tangan
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan sebanyak 30 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di…

BREBES – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni…

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) bergerak cepat…









