Presiden Prabowo Subianto Bertemu dengan CTO Danantara
JAKARTA – Pada hari May Day, 1 Mei 2026, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengundang Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santoso, ke Istana Kepresidenan Jakarta. Setelah rapat bersama, Sigit tidak menjelaskan secara rinci apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia hanya menyebut bahwa diskusi mencakup berbagai topik terkait ekonomi dan perusahaan Danantara.
Proses Brainstorming dengan Presiden Prabowo
Sigit mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan proses brainstorming atau pencarian ide kreatif untuk menyelesaikan masalah tertentu. Ia menjelaskan bahwa selama proses ini, mereka mencari solusi untuk berbagai isu yang sedang dihadapi. Menurutnya, Danantara sedang mengembangkan beberapa program, mulai dari penelitian dan pengembangan hingga edukasi dan lain-lain.
Presiden Hadiri Perayaan Hari Buruh Internasional
Esok harinya, Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta. Dalam sambutannya, ia memberikan sejumlah janji kepada para pekerja, termasuk upaya untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Salah satu langkah yang diumumkan adalah penerbitan Surat Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh.
Prabowo juga meminta menteri-menteri di Kabinet Merah Putih untuk membuat kebijakan yang lebih menguntungkan rakyat kecil. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus dipertimbangkan apakah akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pengemudi Transportasi Online Mendapat Perlindungan
Presiden Prabowo juga mendengarkan aspirasi para pengemudi transportasi online yang ingin agar aplikator tidak memotong biaya ongkos sebesar 20 persen. Mereka meminta potongan hanya 10 persen. Atas dasar itu, Prabowo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Dalam regulasi tersebut, pengemudi transportasi online akan diberi jaminan BPJS Kesehatan dan potongan biaya aplikator hanya 8 persen.
Selain itu, Prabowo juga menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi Konvensi International Labor Organization (ILO) Nomor 188. Regulasi ini bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan awak kapal perikanan.
Pembangunan Kampung Nelayan dan Infrastruktur Perikanan
Di sektor perikanan, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera meresmikan 1.386 kampung nelayan pada tahun 2026. Ini menjadi langkah pertama dalam sejarah Indonesia yang memberikan perhatian langsung kepada nelayan. Pembangunan infrastruktur perikanan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
Prabowo menegaskan bahwa tahun depan akan dibuka tambahan 1.500 kampung nelayan, dan seterusnya. Dengan pembangunan ini, sekitar 6 juta nelayan akan mendapatkan perbaikan hidup, serta keluarga mereka yang jumlahnya lebih dari 20 juta orang akan hidup lebih sejahtera.
Solusi untuk Masalah Nelayan
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan bahwa nelayan masih menghadapi kesulitan, seperti melaut tanpa fasilitas es. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan membangun pabrik es di setiap kampung nelayan. Selain itu, ia juga berjanji akan membantu kapal-kapal nelayan agar dapat bekerja lebih efisien dan aman.
Kabar Terkini tentang Danantara
Beberapa bocoran terkini menyebutkan bahwa Danantara sedang berusaha mengakuisisi Grab setelah sebelumnya membeli sebagian saham Gojek. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi ini semakin aktif dalam memperluas pangsa pasar di sektor transportasi daring.












