Kapolres juga menyoroti terbentuknya Hadroh Santri Brambang sebagai pilar aksi syiar Islam melalui seni. Menurutnya, perpaduan hadroh laki-laki dan perempuan merupakan kolaborasi yang luar biasa dan penuh semangat.
“Nama Santri Brambang dipilih karena brambang atau bawang merah merupakan ikon Kabupaten Brebes yang sarat makna dan manfaat. Marilah seluruh pegiat masjid untuk terus memakmurkan masjid, seraya berharap keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya.
Pengajian diisi dengan tausiah oleh KH Syech Soleh Basalamah menyampaikan, pentingnya istiqamah hingga husnul khatimah. Dia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW pernah menangis ketika diperlihatkan peristiwa hari kiamat saat Isra Mi’raj.
Salah satu golongan yang akan mendapatkan perlindungan pada hari kiamat, lanjutnya, adalah orang yang hatinya selalu rindu kepada masjid. “Jangan pernah meninggalkan salat lima waktu,” pesannya kepada jamaah.
Beranda
Pantura
Isra Mi’raj di Asrama Polisi, Polres Brebes Resmikan Masjid dan Hadroh Santri Brambang
Isra Mi’raj di Asrama Polisi, Polres Brebes Resmikan Masjid dan Hadroh Santri Brambang
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

“Barang bukti yang diamankan di antaranya rekap data presensi ASN yang terindikasi menggunakan aplikasi ilegal,…

Selain keberhasilan ekspor bawang merah ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina, pemerintah daerah saat ini…

BREBES — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bersama sembilan kabupaten dan kota di wilayah perbatasan Jawa…

Keberhasilan pembangunan sektor pertanian di Brebes juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari…








