Terekam CCTV, Karyawan Pabrik Diduga Curi Motor Rekan Kerja, Polisi Tangkap Satu Pelaku

CCTV mengungkap pencurian sepeda motor karyawan di pabrik garmen Brebes
Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk polisi mengungkap pencurian sepeda motor milik karyawan di sebuah pabrik garmen di Brebes. (Foto: Istimewa)

BREBES – Rekaman kamera CCTV menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik seorang karyawan di sebuah pabrik garmen wilayah Pantura Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap seorang karyawan pabrik berinisial FN (24), warga Kecamatan Tanjung, Brebes. Ia diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor milik rekan kerjanya bersama seorang pelaku lain yang kini masih diburu.

Pengungkapan kasus dilakukan Unit Reskrim Polsek Bulakamba bersama Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes setelah menerima laporan kehilangan sepeda motor.

Kapolsek Bulakamba AKP M. Afandi mengatakan, FN diduga tidak menjalankan aksinya seorang diri. Polisi masih mencari seorang pria berinisial YA, warga Kecamatan Ketanggungan, yang diketahui merupakan mantan karyawan pabrik tersebut.

Motor Hilang Setelah Korban Selesai Lembur
Kasus pencurian bermula ketika korban, Abdul Ghofur, selesai menjalani lembur pada Jumat (28/8/2026) pagi. Sekitar pukul 07.05 WIB, korban menuju loker untuk mengambil tas dan kunci sepeda motornya. Namun, ia justru menemukan kejanggalan. Kunci yang berada di dalam tas bukanlah kunci sepeda motor miliknya.

Korban kemudian bergegas menuju area parkir. Benar saja, sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat hitam bernomor polisi G-5548-MJ yang sebelumnya diparkir di lingkungan pabrik telah raib. Merasa menjadi korban pencurian, Abdul kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan perusahaan. Pihak keamanan selanjutnya memeriksa rekaman CCTV yang mengarah ke area parkir.

Baca Juga:  Petani Sulit dapat Pupuk Subsidi, Agung Widyantoro: Ada Oknum Nakal Tega ke Petani

Dari rekaman kamera pengawas tersebut, terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan celana jeans hitam serta menggunakan helm kuning milik korban membawa sepeda motor keluar dari kawasan pabrik sekitar pukul 06.18 WIB.

“Rekaman CCTV ini menjadi salah satu petunjuk utama bagi polisi dalam melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek.

Polisi Ungkap Peran Dua Pelaku
Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keterlibatan FN dan YA sebelum sepeda motor korban dibawa keluar dari lingkungan pabrik. Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan. FN diduga memiliki akses untuk mengambil kunci sepeda motor korban yang disimpan di dalam loker.

Sementara YA diduga bertugas membawa sepeda motor hasil curian keluar dari area perusahaan. “Pelaku satu merupakan karyawan pabrik. Dia mengambil kunci korban yang berada di dalam loker, kemudian bersama pelaku lainnya melakukan pencurian,” ungkap Afandi.