Wali Kota Cup 2026, Sekda: Galang Dana NTT Rp87,2 Juta, Perkuat Komitmen Antinarkoba

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono Piala Wali Kota Tegal 2026
Pesan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono untuk Piala Wali Kota Tegal 2026. (Foto: Istimewa)

TEGAL – Kepedulian terhadap korban musibah bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) mewarnai pembukaan Amazing Tegal Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan Piala Wali Kota Tegal 2026.

Hingga pembukaan turnamen, penggalangan dana yang dilakukan sejak rangkaian kegiatan dimulai berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp87.209.500.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, penggalangan dana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak bencana gempa di NTT.

Baca Juga:  Sekda Agus Dwi Serahkan Santunan Kematian Guru PNS SMPN 1 Kota Tegal, Ini Ungkapan yang Disampaikan…

Menurut Agus, penggalangan dana tidak hanya melibatkan masyarakat, tetapi juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk turut berpartisipasi.

“Alhamdulillah, dari penggalangan dana yang dilakukan sejak kegiatan ini dibuka, terkumpul Rp87.209.500 untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT,” kata Agus, Rabu (26/8/2026).

Agus menjelaskan, pembukaan turnamen di Stadion Yos Sudarso Kota Tegal tersebut memang dirancang tidak sekadar menjadi seremoni dimulainya kompetisi sepak bola.

Ada sejumlah pesan sosial yang ingin dibangun melalui momentum tersebut, salah satunya kepedulian terhadap korban bencana.

Baca Juga:  BPBD-PMI Kota Tegal Kirim Bantuan Logistik dan Relawan ke Cilacap dan Banjarnegara

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam upaya melindungi generasi muda.

Agus mengatakan, pendekatan olahraga dipilih sebagai salah satu cara untuk merangkul berbagai kelompok masyarakat, termasuk lingkungan dunia hiburan malam.

Menurutnya, upaya pencegahan narkoba perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

“Intinya kita melindungi generasi muda. Kalau anak sekolah memang kita sosialisasikan antinarkoba. Kemudian melalui kegiatan olahraga ini kita rangkul juga kelompok-kelompok yang lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Agus Dwi Pimpin Ziarah dan Anjangsana ke Tokoh Pramuka Jelang Hari Pramuka ke-65