BREBES – Dio Aprianto, alumni SMK Karya Bhakti Brebes akhirnya merasa lega setelah mendapatkan ijazah sekolahnya usai tertahan selama enam tahun. Didampingi ibunya, Wastiah (51), ia mendatangi sekolah menerima ijazah dari Bendahara SMK Karya Bhakti Brebes, Eko Nur Fauzi, Jumat (3/7/2026).
Pihak sekolah memutihkan atau menghapus tunggakan biaya sekolah sebesar Rp 3.600.000, karena belum mampu secara ekonomi. Dio pun menerima ijazah secara cuma-cuma tanpa harus melunasi tunggakan. Rencanannya, usai menerima ijazah, Dio akan mendaftar kuliah di Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal lewat jalur beasiswa.
“Alhamdulillah, atas kebijaksanaan SMK Karya Bhakti Brebes anak saya menerima ijazah dan Insya Allah untuk daftar kuliah lewat beasiswa,” kata Wastiah, Jumat (3/7/2026).
Bendahara SMK Karya Bhakti Brebes, Eko Nur Fauzi mengatakan, pihaknya telah memutihkan atau menghapus tunggakan biaya sekolah. Dia mengakui bahwa hingga saat ini di sekolahnya masih ada ratusan ijazah alumni yang belum diambil karena masih ada tunggakan biaya.
“Ini ijazah Mas Dio kami serahkan dan tunggakannya diputihkan atas kebijaksanaan pimpinan. Memang di sini masih ada ratusan ijazah yang belum diambil karena persoalannya sama,” ungkap dia.
Sebelumnya diberitakan, Ijazah Dio Aprianto yang akan digunakan untuk mendaftar kuliah jalur beasiswa, masih tertahan di SMK Karya Bhakti Brebes, karena belum bisa melunasi uang tunggakan.
Ijazah milik Dio Aprianto ditahan SMK Karya Bhakti Brebes sejak kelulusannya pada tahun 2020 lalu. Enam tahun sejak kelulusan, orangtua Dio tak mampu membayar tunggakan sebesar jutaan rupiah untuk mengambil ijazah.
Dio bersama ibunya, Wastiah (51) datang ke sekolah untuk mengambil ijazah pada Senin 29 Juni 2026. Saat bertemu dengan pihak sekolah, mereka disodori catatan tagihan sebesar Rp. 3.600.000 dan akhirnya pulang tanpa membawa selembar ijazah.
Wastiah mengaku, saat datang ke sekolah disodori catatan tagihan yang harus dilunasi dengan rincian SPP, les, daftar ulang, sebesar Rp 1.550.000; foto Rp 25.000; kenang-kenangan Rp 350.000; uang gedung Rp 1.500.000; dan biaya lain-lain Rp 175.000. Total tunggakan yang harus dibayarkan untuk bisa membawa pulang ijazah sebesar Rp 3.600.000.
“Anak saya lulus tahun 2020, ijazahnya masih di sekolah karena belum bayar kekurangannya Rp3,6 juta,” katanya, Kamis 2 Juli 2026.
Beranda
Headline
SMK Karya Bhakti Brebes Serahkan Ijazah Alumni Usai Tertahan 6 Tahun Karena Tunggakan Biaya
SMK Karya Bhakti Brebes Serahkan Ijazah Alumni Usai Tertahan 6 Tahun Karena Tunggakan Biaya
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Dio Aprianto, alumni SMK Karya Bhakti Brebes terpaksa tak bisa melanjutkan pendidikan tingkat…

BREBES – SMK Pusponegoro 01 Brebes akhirnya menyerahkan ijazah atas nama Muhammad Nabil Fauzi Nurohman…







