Dia melanjutkan, dirinya belum mampu melunasi tunggakan biaya sekolah anaknya. Suaminya telah lama meninggal dunia, ia pun harus mencari nafkah sendiri dengan berjualan pecel lele di kawasan Alun-alun Brebes. Hasil berjualan hingga kini belum bisa untuk melunasi tunggakan biaya di sekolah anaknya.
“Saya jualan di Alun-alun Brebes, waktu Dio lulus tahun 2020 itu pas ada virus Corona tidak bisa jualan. Sampai sekarang belum ada biaya untuk melunasi tunggakan,” tambahnya.
Bendahara SMK Karya Bhakti Brebes, Eko Nur Fauzi saat ditemui di sekolah pada Kamis 2 Juli 2026 membantah bahwa ijazah atas nama Dio Aprianto ditahan pihak sekolah. Dia menyebut ijazah Dio belum diambil karena belum melunasi tunggakan biaya sekolah.
Dia mengakui, ijazah milik alumni yang belum diambil bukan hanya milik Dio Aprianto. Ia menyebut ada alumni yang lulus tahun 2017 dan hingga kini ijazahnya belum diambil. Soal biaya, menurutnya menjadi tanggung jawab orang tua.
“Saya sodorkan catatan itu karena orang tua bertanya kekuarangannya berapa. Saya kalau ketemu sama orang (yang menunggak), saya sampaikan bahwa saya sebatas karyawan biasa, saya ada pertanggungjawaban kepada pimpinan, dan pimpinan juga ada pertanggungjawaban dengan yayasan,” tandasnya.
Beranda
Headline
SMK Karya Bhakti Brebes Serahkan Ijazah Alumni Usai Tertahan 6 Tahun Karena Tunggakan Biaya
SMK Karya Bhakti Brebes Serahkan Ijazah Alumni Usai Tertahan 6 Tahun Karena Tunggakan Biaya









