“Beliau memberi contoh, bahwa menjadi wakil rakyat bukan soal posisi, tapi tentang hadir dan mendengar,” katanya.
Menjelang azan magrib, suasana kembali hening. Doa dipanjatkan bersama. Dalam diam yang khusyuk, kehilangan terasa semakin nyata, tetapi juga menghadirkan kesadaran, bahwa jejak pengabdian, sekecil apa pun, akan selalu menemukan tempatnya di hati masyarakat.
Teringat Mendiang Sukirso, Bupati Paramitha Bikin Warga Salem Brebes Terdiam
Rekomendasi untuk kamu

Selain keberhasilan ekspor bawang merah ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina, pemerintah daerah saat ini…

BREBES — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bersama sembilan kabupaten dan kota di wilayah perbatasan Jawa…

Keberhasilan pembangunan sektor pertanian di Brebes juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari…

“BUMD harus menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan bidang usaha…








