Hari Pertama SPMB, Ratusan Calon Siswa Padati SMPN 1 Brebes Sejak Dini Hari

SPMB SMPN 1 Brebes
Hari pertama pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Brebes dipadati ratusan calon peserta didik beserta orang tua mereka. (Foto: Istimewa)

BREBES – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Brebes dipadati ratusan calon peserta didik beserta orang tua mereka. Tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di salah satu SMP negeri favorit di Kabupaten Brebes membuat antrean sudah terbentuk sejak dini hari.

Bahkan, sejumlah calon siswa tercatat telah datang ke sekolah sejak pukul 03.00 WIB untuk mendapatkan nomor antrean lebih awal. Padahal, proses verifikasi berkas baru dimulai pukul 08.00 WIB.

Pemandangan tersebut terlihat di halaman dan depan gerbang SMP Negeri 1 Brebes, Senin (9/6/2026). Antrean calon peserta didik yang didampingi orang tua mengular hingga ke tepi Jalan Pantura Brebes. Mereka rela menunggu berjam-jam demi memastikan proses verifikasi pendaftaran berjalan lancar.

Salah seorang calon siswa, Irman Rizki Haryono, mengaku sengaja datang lebih awal agar memperoleh nomor antrean depan. Ia berharap dapat lolos seleksi dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Brebes.

Hal serupa disampaikan Vivi Fitriansyah. Calon siswi tersebut mengaku memilih datang sejak dini hari sebagai bentuk keseriusannya mengikuti proses SPMB. Selain itu, ia ingin memastikan seluruh dokumen persyaratan dapat diverifikasi tanpa kendala.

Antusiasme tidak hanya ditunjukkan oleh para calon siswa. Orang tua juga tampak setia mendampingi anak-anak mereka selama proses pendaftaran berlangsung. Salah satunya Kayla, yang mengaku datang sebelum subuh karena khawatir tidak mendapatkan antrean dan kesempatan mengikuti proses verifikasi pada hari pertama.

Meski sistem penerimaan dilakukan secara daring, tahapan verifikasi berkas tetap menjadi bagian penting yang wajib diikuti seluruh peserta. Untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi lonjakan pendaftar, pihak sekolah membagi nomor antrean berdasarkan jalur penerimaan yang dipilih, mulai dari jalur domisili, afirmasi, prestasi hingga mutasi.

Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaeri, mengatakan pihak sekolah telah menyiapkan berbagai langkah guna memastikan pelaksanaan verifikasi berjalan tertib dan lancar. Selain menyiapkan petugas pelayanan, sekolah juga menyediakan pendampingan bagi calon siswa maupun orang tua yang masih mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran online.

“Masih ada beberapa calon siswa maupun orang tua yang belum terbiasa menggunakan telepon pintar atau aplikasi pendaftaran. Karena itu, sekolah siap membantu proses verifikasi dan memberikan pendampingan agar seluruh peserta dapat mengikuti tahapan SPMB dengan baik,” ujar Dharma.

Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026/2027 SMP Negeri 1 Brebes hanya menyediakan kuota sebanyak 256 siswa yang akan ditempatkan dalam delapan rombongan belajar (rombel). Terbatasnya jumlah kursi dibandingkan tingginya minat pendaftar menjadi salah satu faktor membludaknya peserta sejak hari pertama.