KSAL: Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Fregat Mogami ke RI

Penawaran Kapal Selam dan Fregat dari Jepang untuk Indonesia

JAKARTA – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa Jepang menawarkan kepada Indonesia untuk membeli kapal selam dan kapal fregat kelas Mogami. Penawaran tersebut disampaikan saat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang diambil oleh Kementerian Pertahanan terkait rencana pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini. Ali menyatakan bahwa pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan dalam membahas rencana pembelian tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, ia menjelaskan bahwa proses pembicaraan masih berlangsung. Informasi ini sebelumnya telah dikabarkan melalui akun Instagram khusus berita pertahanan @isds.indonesia, yang menyebutkan bahwa Indonesia menunjukkan minat besar untuk membeli kapal selam dari Angkatan Laut Jepang.

Jepang juga disebut sebagai negara yang sangat antusias dengan minat Indonesia. Negeri Sakura dilaporkan siap memberikan kesempatan transfer teknologi perang dan alutsista kepada Indonesia. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan.

TNI AL Akan Mendatangkan Kapal Selam Penyelamat

Selain penawaran kapal selam dan fregat, Laksamana Muhammad Ali juga menyampaikan bahwa TNI AL akan mendatangkan kapal survei sekaligus penyelamat kapal selam pertama atau submersed rescue vehicle (SRV). Kapal tersebut akan dipasangkan pada KRI Canopus-936 yang telah diterima oleh TNI AL. SRV ini akan mempermudah misi evakuasi kapal selam maupun pesawat yang jatuh di laut.

Kapal penyelamat ini dibangun di galangan kapal di Inggris dan diharapkan akan hadir pada tahun 2027. Teknologi yang dimiliki SRV cukup canggih, termasuk sensor pemantau bawah laut seperti Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Remotely Operated Vehicle (ROV), Autonomous Surface Vehicle (ASV), serta Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone bawah air.

Fungsi dan Keunggulan KRI Canopus-936

KRI Canopus-936 akan dilengkapi dengan sonar yang mampu mendeteksi objek di bawah laut. Setelah objek dikenali, kapal tersebut akan menurunkan SRV dengan beberapa awak di dalamnya untuk menuju lokasi objek. SRV yang dimiliki Indonesia adalah kapal selam penyelamat modern buatan SMP Inggris dengan konsep One Out, All Out.

Konsep ini memungkinkan SRV menyelamatkan seluruh krup kapal selam dalam satu kali perjalanan. Alasan di balik konsep ini adalah karena SRV mampu menampung 50 orang penumpang dan tiga kru. Selain itu, SRV memiliki desain hybrid yang bisa dibawa menggunakan kapal, pesawat terbang, hingga transportasi darat. Dengan kemampuan ini, SRV akan menjadi alat yang sangat vital dalam operasi penyelamatan di laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *