31 SPPG di Brebes Turup Sementara Karena Dana Operasional Belum Cair, Ini Respon Siswa

SPPG Brebes
Siswa SMPN 1 Brebes pulang lebih cepat karena tak dapat jatah MBG. (Foto: Istimewa)

“Ada 50 SPPG yang berhenti sementara. Sebanyak 31 karena dana belum cair dan 19 lainnya sedang suspend,” jelas Arya.

Menurut Arya, keterlambatan pencairan dana diduga terjadi karena adanya keterlambatan pencairan dari pejabat pembuat komitmen (PPK) sehingga memengaruhi proses administrasi. “Namun informasinya ada janji bahwa transfer dana dilakukan hari ini,” kata Arya.

Arya menegaskan penghentian operasional maupun status suspend yang terjadi bukan disebabkan kejadian luar biasa (KLB) atau kasus keracunan makanan. Proses suspend dilakukan melalui tahapan inspeksi dan evaluasi terhadap fasilitas penyelenggara MBG.

“Kalau ada temuan fasilitas yang belum sesuai standar, dilakukan sidak dan dibuat berita acara perbaikan. Jika dalam dua minggu tidak ada progres, statusnya bisa naik menjadi suspend,” ujar Arya

Arya juga memastikan selama pelaksanaan program MBG di Brebes belum pernah terjadi kasus kejadian luar biasa (KLB). Adapun temuan yang pernah terjadi hanya terkait menu makanan yang dinilai tidak layak di wilayah Losari, Salem, dan Banjarharjo, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti sesuai prosedur.

“Alhamdulillah sejak program ini berjalan sampai sekarang belum pernah terjadi KLB di Brebes. Hanya ada tiga kasus menu tidak layak dan semuanya sudah ditangani, termasuk dengan pemberlakuan suspend,” pungkasnya.