Heboh! Makam Warga di TPU Grinting Brebes Dua Kali Digali Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Penggalian Makam Grinting
Polisi melakukan penyelidikan peristiwa pembongkaran makam di TPU Desa Grinting Kecamatan Bulakamba, Brebes. (Foto: Facebook/Bulakamba Hitz)

BREBES – Warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes dibuat resah setelah sebuah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Grinting ditemukan dalam kondisi tergali oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut bahkan terjadi dua kali dalam waktu yang berdekatan, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian pertama diketahui warga pada Rabu (24/6/2026) pagi setelah sebelumnya diduga terjadi pada Selasa malam. Saat itu, makam yang menjadi sasaran ditemukan sudah dalam keadaan tergali.

Namun, keesokan harinya, aksi serupa kembali terjadi. Pada Kamis pagi, warga kembali mendapati makam yang sama dalam kondisi tergali. Dugaan sementara, penggalian dilakukan oleh pelaku yang kembali mendatangi lokasi pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Baca Juga  Bupati Paramitha: Pelayanan Warga Harus Cepat, Mudah, dan Tanpa Sekat

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian dan keresahan masyarakat setempat. Warga mempertanyakan motif pelaku yang nekat melakukan penggalian makam hingga dua kali.

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga hendak mengambil tali mayat atau memiliki tujuan lain. Meski demikian, hingga kini motif pasti pelaku masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Penggalian makam tersebut baru diketahui warga sekitar pada Kamis pagi. Pihaknya telah menangani kasus tersebut guna mengungkap pelaku serta alasan di balik aksi penggalian makam yang meresahkan masyarakat itu.

Baca Juga  Dinperwaskim Verifikasi Penerima Bantuan RTLH Kakak Adik di Brebes yang Tidur di Rumah Kumuh

“Kejadian semalam dan diketahui tadi pagi. Saat ini dalam penyelidikan,” kata Afandi saat dikonfirmasi, Kamis sore.

Dia melanjutkan, pelaku pembongkaran makam tersebut hingga kini belum diketahui. Pihak kepolisian tengah memeriksa tiga orang saksi, yang terdiri dari juru kunci, saksi yang mengetahui, dan pihak keluarga pemilik makam. “Sekarang kami tengah mengumpulkan keterangan dari saksi,” tandasnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila melihat orang asing atau aktivitas mencurigakan di area pemakaman maupun lingkungan sekitar, warga diminta segera melapor kepada perangkat desa, pihak keamanan setempat, atau kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga  Presiden Prabowo Umumkan Teknis Penyaluran Tunjangan Guru ASN dan PPPK