IHSG Terpuruk, Jatuh 3,56% ke Level 5.883

IHSG Melorot Tajam Akibat Kebijakan MSCI dan Pernyataan Presiden

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (24/6/2026). IHSG turun sebesar 3,56% ke level 5.883. Penurunan ini terjadi setelah adanya pengumuman dari MSCI yang memperpanjang interim freeze atau pembekuan sementara pasar Indonesia.

Selain itu, pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Gorontalo juga turut memengaruhi sentimen pasar.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan beberapa isu penting yang berkaitan dengan aksi demonstrasi dan keterlibatan aparat kepolisian serta TNI di sektor pertanian. Ia menyoroti adanya kelompok yang selama ini merugikan rakyat melalui praktik korupsi dan penyalahgunaan uang negara.

Menurutnya, kelompok tersebut sering kali menampilkan diri secara sopan dan memiliki kekayaan yang tampak sah, padahal harta mereka berasal dari tindakan tidak benar.

Baca Juga  4 Penyebab Utama Penurunan Harga Emas Batangan

“Gue kenal semua itu, mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti. Saudara-saudara sekalian, hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo,” ujar Prabowo, seperti disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa sebagian peserta aksi unjuk rasa tidak sepenuhnya memahami tujuan demonstrasi yang mereka ikuti. Beberapa peserta bahkan mengikuti aksi hanya karena menerima bayaran. Dalam salah satu contohnya, Prabowo menyebut ada peserta yang menjawab pertanyaannya dengan mengatakan bahwa mereka dibayar 200 ribu rupiah untuk demo.

Keterlibatan Aparat di Sektor Pertanian

Prabowo juga menyentil keterlibatan aparat kepolisian dan TNI di sektor pertanian. Menurutnya, hal ini hanya terjadi di Indonesia. Ia menyebut bahwa polisi dan prajurit TNI kini aktif mendukung program swasembada pangan pemerintah. Contoh nyata adalah personel TNI Angkatan Laut yang ikut menanam kedelai dan prajurit TNI Angkatan Udara yang terlibat dalam penanaman tebu.

Baca Juga  Jejak Smart Money: Cari Saham Tersembunyi di Tengah Koreksi IHSG

“Hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian. Hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai, hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu,” ujarnya.

Perdagangan Saham Hari Ini

Volume saham yang diperdagangkan hari ini mencapai 26,94 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,15 triliun. Sebanyak 98 emiten mengalami kenaikan, sedangkan 611 saham mengalami penurunan. Sementara itu, 104 perusahaan tidak mengalami perubahan.

Kapitalisasi pasar IHSG saat ini berada di angka Rp 10.338 triliun. Dari sebelas sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), seluruh sektor mengalami penurunan. Sektor bahan baku menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan sebesar 6,64%. Salah satu saham yang turun tajam adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang merosot 14,06% ke harga Rp 550.

Baca Juga  Djoko Gunawan Lantik Sutaryono sebagai Pj Sekda Brebes, Pesan Soal Pilkada

Pergerakan Pasar Asia

Di pasar saham Asia, mayoritas indeks mengalami kenaikan. Indeks Shanghai Composite naik 0,11%, Hang Seng meningkat 0,33%, dan Straits Times bertambah 0,21%. Namun, Nikkei mengalami penurunan sebesar 0,88%.

Saham Top Gainers

Beberapa saham yang mengalami kenaikan signifikan antara lain:

  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 9,09% ke Rp 216.
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 2,46% ke Rp 2.920.
  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) naik 2,06% ke Rp 99.

Saham Top Losers

Sementara itu, beberapa saham yang mengalami penurunan tajam adalah:

  • PT Astrindo Nusantara Infrastuktur Tbk (BIPI) turun 14,84% ke Rp 132.
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turun 14,81% ke Rp 1.150.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 14,06% ke Rp 550.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *