BREBES – Seorang suami, Enden Mulyadi (42), warga Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes mempertanyakan kematian istrinya, Warsinah (43), setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.
Enden mengaku curiga lantaran kondisi istrinya sebelumnya dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang, namun kemudian mengalami kejang hebat sesaat setelah mendapat suntikan obat melalui infus.
Menurut Enden, istrinya pertama kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Bakti Asih Brebes pada Rabu, 29 Juli. Saat itu, Warsinah mengalami keluhan sakit perut dan terdapat cairan di dalam rongga perut atau yang disebut asites.
“Untuk menjalankan perawatan cairan yang ada di dalam tubuh atau yang disebut asites,” ujar Enden saat menceritakan kejadian tersebut, Sabtu (8/8/2026).
Setelah menjalani perawatan, kondisi Warsinah disebut semakin membaik. Bahkan, dokter kemudian menyampaikan bahwa Warsinah sudah diperbolehkan pulang pada Senin, 3 Agustus. Namun, kepulangan tersebut disebut mengalami penundaan hingga keesokan harinya.
Enden mengatakan, saat menunggu waktu kepulangan pada 4 Agustus dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, seorang perawat datang memberikan obat yang disebut untuk persiapan pergantian infus. Setelah itu, menurut Enden, terdapat obat yang disuntikkan ke dalam infus istrinya.
Tak lama setelah penyuntikan tersebut, Enden mengaku melihat perubahan drastis pada kondisi istrinya. “Dengan hitungan detik itu, istri saya langsung mengatakan, ‘Yah, kok habis disuntik rasanya seperti ini ya?’ Sampai mata itu berbalik total, mulut berbusa,” ungkapnya.
Enden menyebut istrinya kemudian mengalami kejang hebat. Menurutnya, reaksi tersebut terjadi hanya dalam hitungan detik setelah obat disuntikkan melalui infus. “Dari mulai penyuntikan itu hitungan detik, bukan hitungan menit. Istri saya kejang-kejang, kejang sangat fatal,” katanya.
Setelah mengalami kejang, kondisi Warsinah disebut langsung tidak menunjukkan pergerakan. Enden kemudian memeriksa kondisi istrinya dan meyakini bahwa istrinya sudah tidak memberikan respons. Ia kemudian meminta bantuan petugas medis.
Sementara itu, Enden mengaku mengambil wudu dan membaca Surat Yasin. Setelah mendapat penanganan, Warsinah kemudian dibawa ke ruang ICU.
Warsinah disebut menjalani perawatan di ICU selama sekitar tiga hari. Namun, menurut Enden, istrinya tidak pernah kembali sadar hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis sore (6/8/2026).
Beranda
Headline
Suami Curiga, Istri Meninggal Usai Disuntik Saat Hendak Pulang dari RS Bhakti Asih Brebes
Suami Curiga, Istri Meninggal Usai Disuntik Saat Hendak Pulang dari RS Bhakti Asih Brebes






