Keracunan MBG di Purworejo Meluas, 255 Siswa PAUD-SD Terdampak hingga SPPG Ditutup Sementara

Menu Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Purworejo yang menyebabkan keracunan massal.
Menu Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Purworejo yang menyebabkan keracunan massal. (Foto: Istimewa)

PURWOREJO — Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bener Kaliboto 2 resmi dihentikan sementara oleh Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Purworejo. Langkah tegas ini diambil usai sebanyak 255 pelajar dilaporkan mengalami gejala dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi sajian program MBG.

​Insiden tersebut bermula ketika para siswa memakan olahan ayam taliwang yang dibagikan pada Kamis (17/9/2026). Gejala medis berupa pusing, mual, hingga diare mulai dirasakan secara masif oleh puluhan anak pada Jumat (18/9/2026) hingga jumlah korban tercatat melonjak tajam.

​Berdasarkan pendataan awal, mayoritas korban terdampak merupakan murid-murid dari jenjang PAUD, TK, dan Sekolah Dasar (SD).

Baca Juga:  BGN Gelar Bimtek Serentak Bagi 35.000 Penjamah Pangan di 38 Kabupaten/Kota

​”Langkah tegas langsung diambil sesuai SOP. Pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerbitkan surat penghentian sementara operasional SPPG Purworejo, Kaliboto 2,” ujar perwakilan Satgas MBG Purworejo, Suranto, Selasa (22/9/2026).

​Untuk memastikan pemicu utama gangguan kesehatan massal ini, tim medis dan otoritas terkait telah mengamankan sejumlah sampel makanan, bahan masakan, hingga sampel air yang digunakan pada hari pengolahan tersebut. Seluruh sampel kini tengah menjalani pengujian ketat di laboratorium Yogyakarta.

Hasil uji laboratorium tersebut nantinya akan menjadi landasan utama bagi pemerintah daerah serta BGN dalam mengambil tindakan hukum lanjutan maupun evaluasi menyeluruh terhadap pengelola SPPG Bener Kaliboto 2.

Baca Juga:  Melihat Keriuhan Siswa saat Pelaksanaan Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SLB Brebes