BREBES – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes membuka layanan Restoring Family Links (RFL) untuk membantu keluarga menelusuri keberadaan tiga warga Brebes yang diduga berkaitan dengan insiden tenggelamnya Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Layanan tersebut dibuka setelah PMI Kabupaten Brebes menerima informasi dari pihak keluarga kornam pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Ada tiga warga Kabupaten Brebes yang diduga menjadi korban dalam insiden Virgo Transport 8 tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Brebes, dr. Sri Gunadi Parwoko mengatakan, tiga nama yang disampaikan keluarga dan saat ini masih dalam proses verifikasi yakni Rahmat Dani, warga Pagojegan, Kecamatan Paguyangan; Fajar Ramadhani, warga Pagojegan, Kecamatan Paguyangan; serta Farel Raf’i Putratama, warga Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba.
Dia mengatakan, Rahmat Dani memiliki identitas KTP Tangerang, sementara asalnya tercatat dari Desa Pagojegan, Kecamatan Paguyangan. Fajar Ramadhani disebut memiliki KTP Brebes dan juga berasal dari Pagojegan. Sementara Farel Raf’i Putratama tercatat beralamat di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba.
“Dalam informasi awal dari keluarga, Farel disebut merupakan mahasiswa Pelayaran Maritim Semarang dan diduga tercatat sebagai kru kapal. Namun, PMI menegaskan data tersebut masih merupakan informasi awal dari pihak keluarga dan perlu diverifikasi dengan sumber resmi, termasuk data manifes penumpang dan kru kapal,” katanya, Selasa (22/9/2026).
Untuk memastikan informasi tersebut, PMI Kabupaten Brebes melakukan pendataan awal dan membuka layanan RFL bagi keluarga. Tim kemudian berkoordinasi dengan PIC RFL PMI Kalimantan Selatan serta RFL PMI Kota Surabaya untuk memperoleh perkembangan informasi dan mencocokkan data dengan informasi yang tersedia di wilayah terkait.
PMI juga melakukan upaya pencocokan identitas dengan data manifes penumpang dan kru Virgo Transport 8. Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang diterima dari keluarga dapat dipastikan berdasarkan data resmi sebelum disampaikan sebagai informasi mengenai keberadaan seseorang.
PMI Kabupaten Brebes juga menyampaikan kepada keluarga bahwa proses penelusuran masih berlangsung dan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan jejaring RFL PMI maupun pihak berwenang.
Dalam laporan RFL yang diperbarui pada Senin malam pukul 21.19 WIB, PMI Kabupaten Brebes merekomendasikan adanya kunjungan ke rumah keluarga untuk memperoleh data dan informasi pendukung terkait ketiga nama tersebut. Data tambahan tersebut nantinya dapat membantu proses verifikasi dan pencocokan identitas dalam penanganan insiden Virgo Transport 8.
PMI mencatat tidak ada dampak langsung terhadap masyarakat di Desa Pagojegan dalam laporan RFL tersebut. Namun, sebanyak tiga jiwa tercatat sebagai pihak yang sedang ditelusuri informasinya melalui layanan RFL.
Beranda
Headline
Tiga Warga Brebes Ditelusuri dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, PMI Buka Layanan RFL
Tiga Warga Brebes Ditelusuri dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, PMI Buka Layanan RFL
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BMKG memperkirakan cuaca panas masih melanda Jawa Tengah hingga Oktober 2026. Warga diminta menjaga asupan cairan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung penindakan dugaan BBM ilegal setelah TNI AL mengamankan 407 ton solar dari kapal SPOB Nurfaizah 03.

BREBES – Seorang nakhoda kapal nelayan ditemukan meninggal dunia saat kapalnya hendak lepas jangkar di…

PURWOREJO – Mediasi antara orang tua siswa yang terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis…

Warga Makassar, Arjuna, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp160 juta dalam dugaan penipuan jasa modifikasi motor di Slawi. Ia mengklaim telah melaporkan kasus tersebut dan datang langsung ke Jawa Tengah untuk meminta kepastian hukum.







