Tim periset dipimpin Akhmad Habibullah dan melibatkan sejumlah akademisi dari tiga perguruan tinggi.
Mereka antara lain Dra. Sri Sutjiatmi, M.Si., Dr. Dien Novianty, M.M., Haries Anom Susetyo Aji Nugroho, M.Kom., Deddy Prihadi, S.E., M.Kom., dan Bambang Irawan, M.Kom.
Dalam kegiatan tersebut juga hadir Priningsih selaku Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kabupaten Tegal.
Kehadirannya menjadi bagian dari keterlibatan organisasi komunitas tuli dalam menyuarakan aspirasi dan kebutuhan penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kekuatan akademik, pengalaman komunitas, serta dukungan pemerintah daerah dalam membangun model komunikasi yang lebih inklusif.
Kegiatan Bank Video mendapat pendampingan dari Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Loka Bina Karya (UPTD Loka Bina Karya) Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Umy Diyah Arti, S.K.M., M.M.
UPTD Loka Bina Karya menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas dalam mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas.
Keterlibatan pemerintah daerah dinilai penting agar program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan riset, tetapi dapat dikembangkan menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui Bank Video, komunitas tuli di Kabupaten Tegal diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk menghasilkan sekaligus menyebarkan informasi dalam format yang mudah diakses.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun Kabupaten Tegal sebagai daerah yang semakin ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas.






