Gagasan, jejaring, dan kontribusi nyata dari perantau sangat kami butuhkan untuk mempercepat perubahan,” kata Paramitha
Optimisme Hadapi Tantangan
Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro yang turut hadir memberikan pandangan mengenai karakter masyarakat Brebes yang dikenal kritis.
Menurutnya, sikap kritis tersebut justru merupakan bentuk kepedulian yang harus diarahkan menjadi energi positif untuk pembangunan.
Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) membutuhkan langkah cepat dan terukur.
“Tidak ada pilihan lain selain bergerak bersama. Setiap inisiatif, sekecil apa pun, akan berarti untuk percepatan kemajuan Brebes,” ujarnya.
Langkah Nyata ke Depan
Sebagai tindak lanjut forum ini, disepakati penyusunan roadmap kolaborasi yang terukur antara pemerintah daerah dan perantau.
Aelain itu, akan dibentuk forum komunikasi berkelanjutan serta program-program konkret yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Bagi Paramitha, “Brebes Beres” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.
“Ini adalah titik awal. Dengan kebersamaan, saya yakin Brebes bisa menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing, serta berkontribusi bagi Indonesia,” pungkasnya.












