Harley-Davidson Siapkan Motor Murah untuk Hadapi Krisis?

Strategi Baru Harley-Davidson untuk Menghadapi Krisis

BREBES – Harley-Davidson, merek ternama asal Amerika Serikat yang dikenal dengan motor-motor berkelas dan khas, kini tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi tantangan bisnis yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu inisiatif terbaru mereka adalah pengembangan motor berkapasitas satu silinder yang dirancang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Mencoba Masuk Pasar Entry Level

Dalam upaya untuk menarik konsumen baru dan meningkatkan penjualan, Harley-Davidson dikabarkan akan meluncurkan model motor satu silinder dalam waktu dekat. Motor ini disebut sebagai bagian dari strategi besar yang diberi nama “Back to the Bricks” oleh CEO baru perusahaan, Artie Starrs. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat posisi merek di pasar global sambil tetap menjaga identitas inti merek.

Model yang akan diluncurkan ini, yang diberi nama Sprint, diproyeksikan akan berada di bawah Sportster versi berpendingin udara. Dengan demikian, Sprint akan menjadi pilihan bagi para pengendara yang mencari motor dengan harga lebih terjangkau namun tetap memiliki ciri khas Harley-Davidson.

Harga yang Kompetitif

Di pasar Amerika Serikat, Harley-Davidson menargetkan harga Sprint berada di bawah 10.000 dolar AS (sekitar Rp 163 jutaan). Namun, secara realistis, harga tersebut kemungkinan harus lebih rendah lagi agar mampu bersaing dengan merek-merek lain seperti Honda, Triumph, dan Royal Enfield yang sudah sukses di pasar motor bermesin kecil.

Strategi ini juga merupakan respons terhadap tren penurunan bisnis yang dialami oleh perusahaan sejak tahun 2019. Penjualan ritel Harley-Davidson turun hingga 40%, sementara keuntungan dealer merosot drastis hingga 80%. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan menargetkan penghematan hingga 150 juta dolar AS dengan memangkas biaya operasional dan mengurangi stok di dealer.

Menghadirkan Produk yang Lebih Terjangkau

Salah satu bagian dari strategi ini adalah menghidupkan kembali Sportster berpendingin udara, sekaligus melangkah lebih jauh ke segmen yang lebih terjangkau melalui kehadiran Sprint. Motor ini diperkirakan akan menggunakan basis dari Harley-Davidson X440 yang saat ini sudah dipasarkan di India melalui kerja sama dengan Hero MotoCorp.

X440 diluncurkan pada 2023 dan menggunakan mesin satu silinder berpendingin oli yang diklaim menghasilkan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm. Rangka tubular baja sederhana menjadi ciri khas dari model ini. Meskipun begitu, desain teaser yang ditampilkan dalam presentasi investor menunjukkan bahwa Sprint tidak hanya sekadar X440 yang berganti nama.

Desain yang Berbeda dan Lebih Menarik

Proporsi desain Sprint terlihat berbeda dibanding X440, dengan posisi jok yang lebih rendah, tampilan yang lebih panjang, penggunaan spakbor belakang model klasik, serta desain yang lebih mengarah ke karakter cruiser. Suspensi depan upside-down yang ada pada X440 juga tampaknya diganti menjadi model teleskopik konvensional.

Meski demikian, desain mesin dan rangkanya terlihat sangat mirip. Hal ini menunjukkan bahwa Harley-Davidson memanfaatkan platform yang sudah ada demi menekan biaya pengembangan.

Tanggapan dari Pihak Perusahaan

Wakil Presiden Harley-Davidson untuk pasar internasional, Kolja Rebstock, sempat memberi sinyal bahwa motor berkapasitas kecil memang sedang dibahas di internal perusahaan. Ia menegaskan bahwa perusahaan harus tetap setia kepada pelanggan inti, tetapi jika terlalu fokus pada mereka, ada risiko justru kehilangan kesempatan menjangkau pelanggan baru.

Rebstock juga menyatakan bahwa tantangan terbesar adalah menghadirkan motor entry-level dengan mesin kecil yang tetap mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. “Kami memahami bahwa kami membutuhkan produk sebagai pintu masuk menuju merek Harley-Davidson,” ujarnya.

Peluncuran Sprint dan Rencana Jangka Panjang

Sprint diperkirakan akan meluncur paling cepat tahun depan sebagai bagian dari strategi produk besar Harley-Davidson. Strategi ini menargetkan peluncuran 20 model baru dalam kurun waktu 36 bulan mendatang. Dengan langkah-langkah ini, Harley-Davidson berharap dapat memulihkan kembali reputasi dan pangsa pasarnya di tengah persaingan yang semakin ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *