Investasi Padat Karya Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dan Tekan Kemiskinan Brebes

Kemiskinan Brebes
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi didampingi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melakukan kunjungan ke pabrik sepatu PT GEI di Kecamatan Tanjung, Brebes. (Foto: Istimewa)

“Kami mengapresiasi perusahaan yang telah memberikan hak-hak pekerja secara baik. Ini menjadi bukti bahwa investasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus mendorong agar semakin banyak warga lokal terserap bekerja sehingga angka kemiskinan bisa ditekan,” ujarnya.

Salah seorang karyawan, Tri Dewi Martini, mengaku bersyukur dapat bekerja di perusahaan tersebut selama satu setengah tahun terakhir. Ia mengatakan, selain menerima gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK), para pekerja juga mendapatkan tambahan penghasilan dari sistem lembur, bonus kehadiran, uang makan, hingga jaminan BPJS.

“Kalau rajin masuk kerja dan ikut lembur, penghasilannya lumayan membantu kebutuhan keluarga. Sistemnya juga jelas dan transparan,” tutur Tri.

PT Gold Emperor Indonesia sendiri merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China yang bergerak di bidang manufaktur alas kaki. Sepanjang 2024–2025, perusahaan tersebut telah merealisasikan investasi sebesar Rp1,65 triliun di Brebes.

Saat ini, perusahaan telah menyerap 4.044 tenaga kerja, dengan mayoritas pekerja merupakan perempuan. Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas kapasitas produksi dan menargetkan penyerapan hingga 10 ribu tenaga kerja dalam beberapa tahun mendatang.

Bagi masyarakat Brebes, hadirnya industri padat karya bukan hanya tentang bertambahnya pabrik, tetapi tentang terbukanya peluang hidup yang lebih baik. Dari ruang-ruang produksi itulah, harapan baru tumbuh untuk menghadirkan keluarga yang lebih sejahtera dan Brebes yang semakin maju.