Khamzat Chimaev Terlibat Keributan dengan Dillon Danis di Ajang RAF
JAKARTA – Pertarungan antara Khamzat Chimaev dan Dillon Danis dalam ajang Real American Freestyle (RAF) menjadi sorotan utama setelah keduanya terlibat keributan. Khamzat Chimaev, yang baru saja bergabung dengan RAF, melakukan debutnya pada Minggu (14/6/2026) waktu Indonesia. Ia menghadapi mantan petarung Bellator, Dillon Danis, yang dikenal sering membuat kekacauan dalam pertandingan.
Kedua atlet ini memang memiliki reputasi yang sama, yaitu sering menimbulkan perkelahian selama pertandingan. Danis bahkan pernah menjadi dalang keributan dalam pertarungan Khabib Nurmagomedov melawan Conor McGregor di UFC 229. Saat itu, ia masuk sebagai bagian dari tim corner McGregor dan memprovokasi Khabib hingga terjadi keributan.
Di ajang RAF, Chimaev tidak membutuhkan waktu lama untuk mengalahkan Danis. Dengan teknik yang baik, ia berhasil melakukan pin alias mengunci lawannya hingga wasit mengumumkan kemenangannya. Setelah pertandingan selesai, keduanya sempat berbicara dan saling melemparkan kata-kata kasar.
Tiba-tiba, Chimaev menendang Danis yang sedang duduk di kanvas, memicu keributan antara tim dari kedua belah pihak. Beruntung, kejadian ini bisa diredam oleh pihak keamanan yang bertugas. Meskipun demikian, kejadian ini menunjukkan bahwa Chimaev masih memiliki sisi emosional yang tinggi, meskipun secara teknis ia mampu mengalahkan lawannya.
Sebelumnya, Chimaev juga pernah tampil di UFC. Pada 9 Mei lalu, ia berhadapan dengan Sean Strickland dan kalah angka tipis dalam hasil split decision. Performa Chimaev dalam pertandingan tersebut mendapat kritik dari petarung UFC lainnya, Colby Covington.
Covington menyoroti sikap Chimaev yang terlihat kurang disiplin dalam hal pemangkasan berat badan. Ia menilai Chimaev terlihat seperti orang yang mudah menyerah. “Itu adalah pertarungan yang aneh,” ujar Covington. “Dia mulai membuat alasan tentang pemangkasan berat badan. Anda sudah naik dari divisi sebelumnya. Itu bukan soal pemangkasan berat badan, tetapi lebih ke arah kedisiplinan.”
Ia juga menyebut bahwa Chimaev terlihat seperti orang yang mudah menyerah. “Anda tidak berbeda dari yang lainnya. Anda bisa melihat jiwa mudah menyerah pada dia,” tambahnya.
Hingga saat ini, UFC belum menentukan jadwal pertarungan berikutnya bagi Chimaev. Selain kemungkinan duel ulangan melawan Strickland, ada beberapa pertarungan menarik yang bisa dilakoninya, salah satunya melawan Nassourdine Imavov. Jika Chimaev mampu menjaga performa dan disiplinnya, ia bisa menjadi ancaman serius bagi siapa pun di oktagon.
Reaksi Publik dan Harapan Masa Depan
Publik UFC mulai memberikan penilaian terhadap Chimaev, baik positif maupun negatif. Meski ia memiliki bakat besar sebagai petarung, pengelolaan emosi dan disiplin tetap menjadi tantangan besar baginya. Jika mampu mengatasi hal ini, Chimaev bisa menjadi salah satu bintang baru di dunia MMA.
Selain itu, banyak penggemar menantikan bagaimana Chimaev akan menghadapi tantangan berikutnya. Pertarungan melawan Imavov bisa menjadi langkah penting dalam kariernya. Dengan dukungan dari para penggemar, Chimaev memiliki peluang besar untuk menunjukkan kemampuannya dan membuktikan diri sebagai petarung yang tangguh.






