Temuan Benda Mencurigakan di Mobil Tiyo Ardianto, Mantan Ketua BEM UGM
JAKARTA – Seorang mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2025, yaitu Tiyo Ardianto, kembali menjadi sorotan setelah menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan alat pelacak di bagian bawah mobilnya. Peristiwa ini memicu berbagai spekulasi dan perhatian publik terhadap teknologi pelacakan kendaraan serta isu privasi.
Awal Mula Penemuan Benda Mencurigakan
Tiyo mengunggah video melalui akun media sosial pribadinya, dalam rekaman tersebut ia menunjukkan sebuah perangkat berwarna gelap yang ditemukan di bagian bawah mobilnya. Ia menyebut perangkat tersebut sebagai PBX Finder, yang disinyalir sebagai alat pelacak. Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai pertanyaan tentang siapa yang memasangnya serta bagaimana cara kerjanya.
Komentar dari Pakar Teknologi
Menurut Ketua Umum Komunitas Rental Mobil Indonesia (KOREMBI), Mohamad Baihaki, perangkat seperti PBX Finder dirancang agar tidak mudah terdeteksi. Meskipun dapat terdeteksi oleh sistem Bluetooth pada iPhone, menemukan lokasi fisiknya tetap sulit karena ukurannya yang kecil. Baihaki menjelaskan bahwa alat semacam ini sengaja dibuat mungil agar tidak mudah dikenali oleh pihak lain selain orang yang memasangnya.
Fungsi dan Keunggulan GPS Tracker
GPS tracker yang digunakan untuk memantau posisi kendaraan sudah lama digunakan oleh berbagai perusahaan maupun jasa rental kendaraan. Alat ini bisa digunakan untuk mencegah pencurian atau memastikan kendaraan tidak keluar dari wilayah tertentu. Perangkat seperti PBX Finder memiliki kemampuan pelacakan yang lebih luas karena menggunakan jaringan GSM, sehingga posisi kendaraan dapat dipantau secara real-time.
Durasi Penggunaan dan Daya Tahan
Baihaki juga menjelaskan bahwa GPS portable memiliki baterai internal yang dapat diisi ulang dan mampu bertahan cukup lama tanpa perlu terhubung dengan sumber daya kendaraan. Masa aktif perangkat seperti itu bisa mencapai antara 10 hingga 30 hari, tergantung kapasitas baterai dan frekuensi penggunaan. Karena itulah alat semacam ini sering digunakan untuk pemantauan kendaraan.
Notifikasi Mencurigakan di Ponsel
Tiyo mengaku mendapatkan notifikasi mencurigakan di ponselnya sebelum menemukan perangkat tersebut. Notifikasi ini muncul karena adanya sinyal pelacak yang tidak dikenal berada di sekitarnya. Dalam video yang diunggahnya, Tiyo menyebutkan bahwa penemuan perangkat terjadi setelah dirinya aktif menyuarakan kritik terhadap beberapa kebijakan pemerintah dan terlibat dalam aksi demonstrasi Gejayan Memanggil di Yogyakarta.
Saran dari Pakar Teknologi
Baihaki menyarankan agar perangkat yang ditemukan segera dimatikan untuk memastikan apakah itu sumber sinyal yang terdeteksi. Jika setelah dinonaktifkan notifikasi masih muncul, maka kemungkinan terdapat perangkat pelacak lain yang masih tersembunyi di kendaraan. Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan agar keberadaan alat pelacak lain dapat ditemukan.
Isu Privasi dan Keamanan di Era Digital
Kasus yang dialami Tiyo Ardianto kini menjadi perhatian luas publik karena muncul di tengah tingginya sorotan terhadap aktivitas kritik mahasiswa. Sementara identitas pemasang perangkat tersebut masih menjadi tanda tanya, temuan itu sekaligus membuka diskusi lebih luas mengenai teknologi pelacakan kendaraan, privasi, serta keamanan pengguna di era digital saat ini.












