Kunjungan Perdana Menteri Singapura ke Indonesia
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi dari Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/7/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka retret tahunan pemimpin Indonesia dan Singapura. Pertemuan ini menjadi yang keempat kalinya antara kedua pemimpin negara tersebut.
Sebelumnya, Perdana Menteri Wong berkunjung ke Jakarta pada November 2024, ketika Presiden Prabowo baru saja dilantik. Setelah itu, kedua pemimpin bertemu dalam Leaders Retreat di Singapura pada 16 Juni 2025. Pada Agustus 2025, Presiden Prabowo juga menghadiri Parade Hari Nasional Singapura setelah berkunjung ke Negeri Jiran.
Dalam pertemuan kali ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi pemerintah, antara lain:
- Menteri Luar Negeri Sugiono
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
- Menteri Investasi Rosan Roeslani
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Sementara itu, Perdana Menteri Wong ditemani oleh:
- Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong
- Menteri Koordinator Pelayanan Publik dan Menteri Pertahanan Chan Shun Sing
- Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan
- Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Masagos Zulkifli
- Menteri Tenaga Kerja dan Menteri yang bertanggung jawab atas Energi dan Sains & Teknologi, Tan See Leng
Para delegasi yang hadir diperkenalkan oleh kedua pemimpin sebelum pertemuan dimulai.
Karena kunjungan ini merupakan kunjungan kerja dan bukan kunjungan kenegaraan, tidak ada inspeksi pasukan atau tembakan meriam dalam acara penyambutan. PM Wong juga tidak menandatangani buku tamu di ruang kredensial Istana seperti biasanya dilakukan oleh pemimpin negara lain saat bertemu Presiden.
Setibanya di Istana, kedua pemimpin mengikuti upacara penyambutan dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura. Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Wong saling memperkenalkan delegasi masing-masing, kemudian melanjutkan dengan pertemuan empat mata dan pertemuan bilateral yang didampingi oleh para delegasi.
Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin akan membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Singapura. Hubungan diplomatik kedua negara telah berlangsung selama 59 tahun. Dalam pertemuan nanti, mereka akan menjajaki berbagai langkah untuk memperkuat kolaborasi di berbagai sektor.
Selain fokus pada isu-isu bilateral, kedua pemimpin juga akan berdiskusi mengenai dinamika dan perkembangan regional maupun global. Mereka juga diagendakan untuk mengevaluasi dan menerima laporan perkembangan terkini terkait sejumlah proyek bilateral yang telah disepakati sejak Leaders Retreat terakhir di Singapura pada Juni 2025 lalu.












