Setelah terjaring, tim juga melakukan inspeksi mendadak secara acak ke sejumlah instansi untuk membuktikan temuan tersebut. Hasilnya, ternyata valid. Kepala BKPSDMD Brebes, Moh. Syamsul Haris mengungkapkan, aplikasi ilegal ini diketahui merupakan perangkat lunak berbayar yang ditawarkan oleh pihak luar atau peretas (hacker).
Untuk mengaktifkan layanan ini selama satu tahun, oknum ASN diminta membayar Rp 250.000 melalui transfer rekening. Setelah membayar, pengguna cukup mengirimkan data berupa NIP, kecamatan, dan instansi.
Aplikasi ini kemudian akan mengaktivasi NIP (nomor induk pegawai) tersebut ke dalam sistem tiruan yang mampu terintegrasi dengan server presensi pemda. Kecurangan absensi di Brebes diketahui bukan hal baru.
Pada periode 2022–2023, celah manipulasi GPS sempat digunakan namun berhasil ditutup. Munculnya metode aplikasi berbayar ini memicu Pemkab untuk melakukan perombakan total pada sistem keamanan presensi.
Skandal Absensi Fiktif, Ribuan ASN Brebes Terancam Sanksi dan Harus Kembalikan TPP

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Simak persiapan dokumen, syarat umum, cara daftar melalui SSCASN, dan informasi seleksi terbaru.

Penurunan indikator tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa daya beli dan kondisi ekonomi nelayan menghadapi…

Warga Brebes berpeluang mendapat rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak kriteria penerima, syarat usia, dan sasaran program pemerintah.

Muhammadiyah menghadirkan ChatHPT, teknologi AI untuk membantu masyarakat memahami fatwa dan keputusan Majelis Tarjih berdasarkan dokumen resmi.

Sementara pembangunan di Desa Pengaradan memiliki nilai kontrak Rp2.300.767.437. Jika digabungkan, nilai kontrak pembangunan di…







