Ketiga, meningkatnya risiko iklim seperti banjir rob, abrasi, dan cuaca ekstrem yang belum diimbangi dengan ketahanan infrastruktur dan sistem adaptasi yang memadai. Dampaknya, kerusakan aset dan gangguan aktivitas ekonomi terus berulang.
Keempat, masih terbatasnya data dan pengetahuan terkait dinamika pesisir, termasuk yang bersumber dari pengalaman masyarakat. Kondisi ini membuat perencanaan dan pengambilan kebijakan belum sepenuhnya berbasis bukti dan partisipatif.
Kelima, keterbatasan kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan, penganggaran, dan implementasi program pesisir. Akibatnya, kebijakan kerap tidak terhubung dengan pelaksanaan di lapangan dan hasil riset belum optimal diintegrasikan ke dalam program pembangunan.
Melalui PKPP, diharapkan berbagai tantangan tersebut dapat diatasi secara lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Beranda
Pendidikan
Gandeng Rujak Center, Universitas Harkat Negeri Luncurkan Pusat Kajian Perkotaan Pesisir
Gandeng Rujak Center, Universitas Harkat Negeri Luncurkan Pusat Kajian Perkotaan Pesisir
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

TEGAL – Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda, PLN (Persero) UP3 Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan…

Sementara terkait SK yang seharusnya bisa diserahkan bulan Mei, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Kementerian…

Pelaksanaan bersih sungai Sibelis juga dilaksanakan dengan alat berat. Pj. Wali Kota mempimpin pembersihan enceng…

Pj Wali Kota Tegal, Dadang Somantri menyampaikan penghargaan MURI yang diterima merupakan suatu kebanggaan yang…








