Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, Status Level III Siaga: Potensi Erupsi Masih Tinggi

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. PVMBG menetapkan status Level III atau Siaga dan meminta masyarakat tidak mendekati kawah aktif dalam radius 5 kilometer. (Foto: Istimewa)

Selain berdampak terhadap kualitas udara, abu vulkanik juga perlu diwaspadai oleh pengguna jalur transportasi dan pelayaran di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

Nelayan dan nakhoda kapal yang melintas di perairan sekitar kompleks Krakatau diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca, aktivitas gunung api, serta rekomendasi dari otoritas terkait.

Kekhawatiran Tsunami, Masyarakat Diminta Tidak Terpancing Hoaks
Aktivitas Gunung Anak Krakatau juga kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat pesisir terhadap kemungkinan tsunami, terutama karena kawasan tersebut memiliki catatan bencana tsunami akibat aktivitas vulkanik pada 2018. Namun, masyarakat diminta tidak panik dan tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Informasi mengenai potensi tsunami harus merujuk pada kanal resmi PVMBG, BMKG, BNPB, dan BPBD. Dentuman maupun aktivitas erupsi tidak otomatis berarti akan terjadi tsunami. Masyarakat juga diminta segera mengikuti arahan pemerintah daerah apabila terdapat perubahan status maupun rekomendasi evakuasi.

Imbauan Keselamatan dari PVMBG
Sejumlah langkah penting yang perlu diperhatikan masyarakat di sekitar wilayah terdampak antara lain, Tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif; Menggunakan masker atau pelindung pernapasan ketika terjadi hujan abu.

Menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko iritasi akibat abu vulkanik; Nelayan dan pelaku pelayaran meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di sekitar Selat Sunda; Tidak menyebarkan informasi mengenai erupsi atau tsunami yang belum berasal dari sumber resmi.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru dari PVMBG, BMKG, BNPB, dan BPBD. Dengan aktivitas vulkanik yang masih tinggi, masyarakat di sekitar Selat Sunda diimbau tetap tenang tetapi tidak mengabaikan potensi bahaya. Status Level III (Siaga) menjadi penanda bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau masih memerlukan kewaspadaan tinggi dan pemantauan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bus PO Akas Aurora Kebakaran di Tol Pejagan-Kanci KM 236, Penumpang Langsung Dievakuasi