BREBES – Pemandangan kumuh disertai bau busuk menyengat dikeluhkan pengunjung pasar di pusat Kota Brebes. Saluran irigasi yang berada di antara Pasar Induk Brebes dan Pasar Belakang Kodim dipenuhi sampah hingga membuat aliran air tersumbat.
Kondisi tersebut terlihat pada Jumat (4/9/2026). Air di dalam saluran tampak berwarna hitam pekat, sementara tumpukan sampah menghambat aliran dan menimbulkan aroma tidak sedap di sekitar kawasan pasar.
Bagi pengunjung, kondisi itu cukup mengganggu kenyamanan. Apalagi lokasi saluran berada di kawasan pasar yang setiap hari ramai didatangi masyarakat.
“Baunya sangat menyengat karena sampah yang menyumbat. Kurang nyaman sekali memang. Dipandang juga kurang pantas karena ini kan pasar induk di pusat perkotaan,” ujar seorang pengunjung, Warniti (41), saat ditemui di lokasi.
Sampah Kembali Menumpuk Setelah Dibersihkan
Warniti menyebut persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Saluran memang beberapa kali dibersihkan, tetapi tidak membutuhkan waktu lama hingga sampah kembali menumpuk dan menyebabkan penyumbatan.
Menurutnya, aktivitas pengangkutan sampah dari kawasan pasar sebenarnya rutin dilakukan oleh armada Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Brebes. Namun, masih adanya sampah yang masuk ke saluran membuat persoalan terus berulang.
Keluhan serupa disampaikan Suryono (47). Ia menilai kondisi saluran semakin mengganggu ketika musim kemarau karena tumpukan sampah dapat bertahan lebih lama. “Kondisi seperti ini terus berulang. Saluran sudah dikeruk dengan alat berat, tak lama kemudian tersumbat lagi,” kata Suryono.
Ia berharap pemerintah tidak hanya mengeruk sampah ketika saluran sudah tersumbat, tetapi juga mencari solusi agar sampah tidak kembali masuk ke saluran.
Sampah Saluran Mulai Diangkat Bertahap
Kepala Pasar Belakang Kodim, Amirudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah pembersihan. Mulai September ini, sampah yang menumpuk di sepanjang saluran irigasi akan diangkat secara bertahap.
Ia menargetkan proses pengangkatan sampah tersebut dapat dituntaskan dalam waktu sekitar satu pekan. “Dalam satu minggu ini sampah saluran bisa dipipil untuk diangkat,” ujar Amirudin.
Beranda
Headline
Saluran Irigasi di Pusat Kota Brebes Dipenuhi Sampah, Bau Busuk Ganggu Pengunjung Pasar
Saluran Irigasi di Pusat Kota Brebes Dipenuhi Sampah, Bau Busuk Ganggu Pengunjung Pasar

Rekomendasi untuk kamu

Gus Irfan, anak Gus Irfan, tenaga ahli Kemenhaj, Menteri Haji dan Umrah, klarifikasi Gus Irfan, polemik nepotisme, kekurangan pegawai Kemenhaj, Mochamad Irfan Yusuf

Pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli Kemenhaj menuai sorotan. Publik menanti penjelasan soal kompetensi, transparansi, dan konflik kepentingan.

Rencana pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan rusak untuk biodiesel B50-B100 menuai sorotan. CELIOS memperkirakan potensi kerugian ekonomi dan kesehatan mencapai Rp3.777 triliun.









