Manfaatkan Sampah MBG untuk Budidaya Maggot, Bisa Hasilkan 3 Kwintal Maggot

Sebelumnya diberitakan, Ketua Forum Mitra Ketahanan Gizi Brebes wilayah Kecamatan Losari Muhaemin mengatakan, total ada 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Losari. Dari, 10 SPPG tersebut sehari menghasilkan dua ton sampah.

“Dari dua ton sampah tersebut delapan puluh lima persen sampah organik dan sisanya anorganik,” ungkapnya ditemui di lokasi pengelolaan sampah Dapur SPPG Terintegrasi.

Dia menjelaskan, dari 85% sampah organik tersebut nantinya diharapkan dapat diolah di tempat sampah SPPG yang terintegritas. Nantinya, dalam pengelolaan sampah tersebut menggunakan biopon maggot.

“Kalau sesuai dari petugas lapangan DLHPS, dari delapan puluh lima persen total sampah organik di dapur SPPG di Losari, bisa diurai dengan dua ratus biopon maggot. Dan saat ini sudah ada beberapa biopon maggot yang sudah ready,” terangnya.

Inisiatif tersebut, kata Muhaimin, berawal dari para anggota Forum Ketahan Gizi yang merasa memiliki tanggung jawab dalam mengelola sampah. “Lewat tempat pengelolaan sampah terintegritas ini diharapkan dapat membantu dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Brebes, khususnya di lingkungan dapur SPPG di Losari,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Korwil BGN Brebes Arya Dewa Nugroho menyambut baik adanya tempat pengelolaan sampah terintegritas tersebut. Dan langkah ini baru pertama kali yang ada di Brebes.

“Langkah dari paguyuban dapur di Kecamatan Losari ini sangat baik dalam mengurangi sampah, dan saya mengapresiasi itu. Kita berharap, langkah ini juga ditiru oleh dapur lain yang ada di Brebes,” pungkasnya.

Baca Juga  Kelola Sampah Dapur MBG dengan Maggot, TPS Terintegrasi SPPG Jadi Solusi Baru di Brebes