BREBES – Pertengahan April ini, sejumlah petani di beberapa wilayah sudah mulai melakukan penanaman pada massa tanam kedua. Untuk mendukung masa tanam kali ini, petani masih bisa memanfaatkan debit air di Waduk Malahayu yang masih tersisa.
Menurut Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas Pegelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR) Brebes, Metik Judo Setiawan mengatakan, untuk saat ini stok debit air di Waduk Malahayu masih aman. Untuk itu, petani sawah tidak perlu khawatir lagi dengan persediaan air irigasi untuk mengairi lahan sawah mereka.
“Masih. Masih aman, untuk saat kondisi debit air di Waduk Malahayu masih aman,” ungkapnya, Selasa 14 April 2026.
Untuk saat ini, kata dia, stok debit air di Waduk Malahayu masih mencapai 30.270.933 kubik. Dan untuk stok cadangan yang tidak bisa disalurkan mencapai dua juta kubik. “Jadi kalau dikurangi dengan stok untuk yang tidak bisa disalurkan itu tinggal 28.270.933 kubik. Itu, total air di Waduk Malahayu yang nantinya akan disalurkan,” jelasnya.
“Dengan kondisi itu, insyaallah bisa mengaliri semua tanaman di massa tanam kedua ini hingga panen nanti,” lanjutnya.
Dengan kondisi tersebut, masih kata Metik, Waduk Malahayu mampu menyuplai air ke Daerah Irgasi Kebuyutan hingga 109 hari ke depan. Dengan estimasinya tiga kubik per hari dikeluarkan. Sedangkan DI Kabuyutan sendiri meliputi Kecamatan Ketanggungan sebagian, Kersana, Banjarharjo dan Tanjung sebagian.
“Jadi kami juga mengimbau kepada para petani untuk dapat memanfaatkan massa tanam ini dengan sebaik mugkin. Sehingga, nantinya dapat menghasilkan hasil tanam yang maksimal,” pungkasnya.
Mendekati Kemarau, Stok Air di Waduk Malahayu untuk Pertanian Masih Aman








