Kepala BKPSDMD Brebes, Moh. Syamsul Haris saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi terkait adanya aplikasi absensi fiktif yang dimanfaatkan ASN Pemkab Brebes. Pihaknya akan menginventarisasi ASN yang menggunakan aplikasi absensi fiktif itu.
“Kita sedang menginvestigasi ASN mana saja yang menggunakan aplikasi fiktif itu. Kami di BKD juga melakukan investigasi internal,” kata Haris.
Haris menegaskan, tidak ada orang pemerintahan yang terlibat penjualan aktivasi aplikasi tersebut. Haris bahkan menuding bahwa aplikasi ini dijual oleh hacker yang bisa menembus sistem BKPSDMD Brebes. Hacker disebut telah menembus sistem dan menjalankan praktik culas tersebut.
“Itu sudah kita identifikasi dipastikan tidak dari BKD. Itu dari hacker-hacker yang menembus sistem kami,” kata Haris.
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024, Kok Bisa?

Rekomendasi untuk kamu

Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut rekrutmen untuk menggantikan PNS pensiun dan memenuhi kebutuhan program prioritas.

Pemerintah dan DPR sepakat mengangkat seluruh PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027. Kebijakan berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, Damkar, Satpol PP hingga tenaga teknis.

Sultan HB X Sentil Wacana Pajak Tukang Cukur hingga Tukang Pijat: Jangan Semua Dipajaki Seperti VOC!
Sri Sultan HB X menyindir wacana perluasan pajak hingga jasa tukang cukur dan tukang pijat. Ia meminta pemerintah menerapkan pajak secara proporsional dan tidak membebani rakyat kecil.

Sumbangan tersebut juga harus dicatat secara terpisah dalam RKAS Komite sesuai Permendikbud Nomor 75 Tahun…








