Kepala BKPSDMD Brebes, Moh. Syamsul Haris saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi terkait adanya aplikasi absensi fiktif yang dimanfaatkan ASN Pemkab Brebes. Pihaknya akan menginventarisasi ASN yang menggunakan aplikasi absensi fiktif itu.
“Kita sedang menginvestigasi ASN mana saja yang menggunakan aplikasi fiktif itu. Kami di BKD juga melakukan investigasi internal,” kata Haris.
Haris menegaskan, tidak ada orang pemerintahan yang terlibat penjualan aktivasi aplikasi tersebut. Haris bahkan menuding bahwa aplikasi ini dijual oleh hacker yang bisa menembus sistem BKPSDMD Brebes. Hacker disebut telah menembus sistem dan menjalankan praktik culas tersebut.
“Itu sudah kita identifikasi dipastikan tidak dari BKD. Itu dari hacker-hacker yang menembus sistem kami,” kata Haris.
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024, Kok Bisa?
Rekomendasi untuk kamu

SEMARANG – Kerja keras dan ketekunan berbuah manis. Caridah, berhasil menyelesaikan Program Pasca Doktoral Jurusan…

Tahroni juga menyoroti karakteristik khusus profesi guru yang memiliki pola kerja berbeda dengan ASN pada…

Sumarno mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota lainnya di Jateng agar memeriksa kembali sistem presensi ASN di…

Kedua, pemeriksaan disiplin ASN secara menyeluruh oleh tim Inspektorat.Ketiga, audit kerugian keuangan daerah sebagai dasar…








