Wabup Brebes Monitoring Realisasi PBB, Kecamatan Losari Capai 73,58 persen

BREBES – Saat ini, realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Brebes tercatat mencapai sekitar 55 persen. Kecamatan Losari menduduki peringkat kedua dengan pencapaian 73,58 persen di bawah Kecamatan Salem.

Hal tersebut disampikan Wakil Bupati Brebes Wurja saat melakukan kunjungan kerja dan pembinaan dan monev Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Losari, Brebes, Kamis (16/7/2026).

“Kami sepakat bersama para kepala desa bahwa Oktober nanti PBB sudah lunas. Kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan intensifikasi dan mendorong agar penerimaan PBB bisa ditingkatkan,” kata Wurja.

Menurut dia, PBB menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Bagaimana pun juga PBB adalah salah satu PAD yang sangat vital terhadap jalannya pemerintahan daerah,” ujarnya.

Dalam capaian tingkat kecamatan, Losari saat ini berada di posisi kedua dengan realisasi sekitar 73,58 persen, berada di bawah Kecamatan Salem. Wurja berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan hingga mencapai target pelunasan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Kunjungan kerja tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran pemerintah kecamatan. Camat Losari Faizin menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal kebijakan Pemerintah Kabupaten Brebes, termasuk dalam upaya optimalisasi penerimaan PBB.

“Kami siap mengawal program dan kebijakan dari Bupati Brebes, termasuk arahan terkait peningkatan penerimaan PBB di tingkat desa,” kata Faizin.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Brebes Hayban mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pendekatan pelayanan agar masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Menurut dia, petugas Bapenda akan terus melakukan kunjungan ke desa-desa untuk mengetahui kendala di lapangan sekaligus memberikan solusi kepada wajib pajak.

“Kami tetap melakukan pelayanan dengan mendatangi desa-desa. Kalau ada kendala, masyarakat bisa menyampaikan kepada kami. Prinsipnya pelayanan tidak mempersulit, tetapi memudahkan,” ujar Hayban.

Baca Juga  Menteri LH Tanam Mangrove di Brebes, Perkuat Kolaborasi Pulihkan Pesisir dan Cegah Abrasi