BREBES – Kondisi abrasi dan banjir rob yang terjadi di wilayah Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes menjadi perhatian serius pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tercatat ada 1.068 hektare tambak dan 513 rumah di desa tersebut terdampak banjir rob.
Kepala Desa Randusanga Kulon Affan Setiono menyampaikan, tidak hanya berdampak pada sektor pertambakan, banjir rob yang terjadi di desanya juga berdampak pada pemukiman. Total ada 513 rumah warga yang terdampak banjir rob di Randusanga Kulon.
“Rumah-rumah tersebut berada di wilayah dua Rukun Warga (RW), yakni RW 1 dan RW 2. Dan ini menjadi perhatian kami karena masyarakat harus menghadapi dampak rob yang terjadi secara berulang,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.
Selain berdampak pada permukiman, abrasi juga memberikan kerugian besar terhadap sektor perikanan tambak. Diperkirakan sekitar 1.068 hektare lahan tambak mengalami dampak akibat abrasi yang terus meluas.
“Kondisi ini jelas merugikan masyarakat di Desa Randusanga Kulon yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan atau di sektor perikanan,” jelasnya.
Dampak abrasi ini dinilai sangat luar biasa karena tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga mengganggu mata pencaharian warga yang selama ini bergantung pada tambak. Banyak petani tambak mengalami kesulitan ekonomi akibat perubahan kondisi lahan dan masuknya air laut ke area produksi.
Pemerintah Desa Randusanga Kulon berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk penanganan abrasi dan rob secara serius. Upaya penanganan seperti penaman mangrove juga kerapkali dilakukan.
“Permasalahan abrasi ini bukan hanya masalah desa, tetapi sudah menjadi persoalan bersama yang membutuhkan penanganan lintas pihak. Kami berharap ada langkah nyata agar dampak terhadap warga bisa diminimalisir,” tambahnya.
Pihaknya juga mengapresiasi dengan adanya penanaman 3.000 mangrove yang ditanam oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diharapkan, ratusan mangrove yang ditanam hari ini bisa meminimalisir abrasi di wilayahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Brebes Rachman Wahyu Hidayat menyebutkan total ada 300 bibit tanaman mangrove yang ditanam hari ini di Desa Randusanga Kulon.
“Total ada 300 tanaman mangrove yang ditanam hari ini di Randusanga Kulon. Dan ratusan tanaman mangrove tersebut murni dari karyawan dalam kepedulian menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Beranda
Pantura
Abrasi Rusak Ribuan Hektare Tambak di Randusanga Brebes, BPJS Ketenagakerjaan Tanam Mangrove
Abrasi Rusak Ribuan Hektare Tambak di Randusanga Brebes, BPJS Ketenagakerjaan Tanam Mangrove
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ingin memiliki rumah bisa memanfaatkan program Manfaat Layanan…

BREBES – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cabang Brebes menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan sejumlah perusahaan…

BREBES – BPJS Ketenagakerjaan Brebes menyambangi dua peserta iuran yang mengalami kecelakaan dan dirawat di…

BREBES – Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 ribu tahun 2025 kepada para…

BREBES – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Brebes bekerjasama dengan BRI Cabang Bumiayu menyelenggarakan sosialisasi Smart Agen…







